Ini Kalkulasi Bank Mandiri soal Suku Bunga The Fed
JAKARTA, investortrust.id –Bank Mandiri membuat kalkulasi tentang kebihjakan Bank Sentral AS, The Fed. Bank Mandiri memproyeksikan Th Fed memangkas suku bunga acuan (Fed funds rate/FFR) pada 2024 ke level 4,75% dari saat ini 5,25-5,50%. The Fed kemungkinan menurunkan kembali FFR pada 2025 ke posisi 3,75%.
“Tahun depan, ekspektasi FFR di level 4,75%. Pada 2025, turun lagi 1%. Jadi, kalau the Fed konsisten dengan guidance-nya, dalam dua tahun ke depan itu akan turun 2% lebih, 175 bps,” ujar Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro dalam Gathering Bank Mandiri Economic Outlook 2023, Selasa (19/12/2023), secara daring.
Baca Juga
Menurut Andry Asmoro, posisi FFR sudah berada mencapai target5,50% tahun ini. Alhasil, The Fed relatif tidak semakin hawkish.“Jadi, kalau teman-teman lihat, policy rate itu targetnya sudah tercapai, sebenarnya 5,5%, mimpi The Feed sudah selesai,” tegas dia.
Andry Asmoro menjelaskan, pemangkasan FFR memberikan banyak peluang kepada perekonomian Indonesia dan para pelaku bisnis di Tanah Air. “Hal ini berkaitan dengan fixed income untuk bond yield dan portofolio di emerging market,” tutur dia.
Baca Juga
Menyusul The Fed, Bank Sentral Eropa dan Inggris Juga Pertahankan Bunga Acuan
Jika ekonomi menggeliat, kata Andry, pendapatan dan laba perusahaan relative bakal meningkat.“Jadi, ini adalah ruang yang perlu kita optimalkan kedepan karena kita bergerak dari cycle suku bunga yang meningkat, kemudian kita bersiap memanfaatkan opportunity, dengan cycle suku bunga yang mulai melandai pada 2024 dan 2025," papar dia.
Dia menambahkan, ekspektasi pasar menunjukkan, pada Maret 2024 The Fed akan memangkas FFR sebesar 25 bps dengan probabilitas 70%.
