Ekonom PermataBank: Lima Hal Ini Jadi Alasan BI Rate Dipangkas Jadi 6%
JAKARTA, investortrust.id - Chief Economist PermataBank & Head of Permata Institute for Economic Research (PIER) Josua Pardede mengungkapkan, terdapat sejumlah pertimbangan yang akhirnya membuat Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan BI Rate menjadi 6,00%.
Pertimbangan pertama, lanjut dia, terkait kejelasan arah suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi global sehingga dirasa tidak perlu menunggu keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) atau dewan kebijakan The Fed.
”Bank sentral global selain The Fed seperti ECB (European Central Bank/Bank Sentral Eropa) dan BoE (Bank of England/Bank Sentral Inggris) juga sudah cukup agresif menurunkan suku bunga acuannya,” ujar Josua, kepada investortrust.id, Rabu (18/9/2024).
Baca Juga
IHSG Berbalik Terkoreksi Tipis Usai BI Rate Dipangkas, tapi Lima Saham Ini Moncer hingga ARA
Ia melanjutkan, pertimbangan selanjutnya adalah terdapat perubahan asesmen BI terhadap timing dan arah penurunan suku bunga Fed Fund Rate (FFR) pada 2024 yang lebih cepat dan lebih besar dibandingkan perkiraan sebelumnya.
“Ketiga, perkembangan UST yield tenor dua tahun yang saat ini sudah di bawah UST yield tenor 10 tahun sehingga kurva imbal hasil US Treasury tidak mengalami kondisi inversi/inverted yang artinya pelaku pasar memperkirakan potensi soft landing pada perekonomian AS (Amerika Serikat) dalam jangka pendek ini,” kata Josua.
Kemudian pertimbangan keempat, yaitu dari sisi domestik. Di mana pergerakan nilai tukar rupiah cenderung mengalami penguatan dan stabil di kisaran Rp 15.300-15.600 dalam sebulan terakhir.
Baca Juga
Lalu, kebijakan SRBI cenderung efektif dalam mendukung aliran modal asing di pasar keuangan domestik. Perkembangan inflasi domestik juga menunjukan tren menurun dan terkendali yang mengindikasikan ekspektasi inflasi tetap terjangkar.
“Dan kelima, pemangkasan suku bunga BI Rate ditujukan untuk mendorong pertumbuhan kredit perbankan, sebagai tambahan dari pelonggar kebijakan makroprudensial,” ucap Josua.
Sekadar informasi, hari ini (18/9/2024) BI akhirnya memangkas suku bunga acuan BI Rate sebesar -25 bps pada September 2024 menjadi 6%. Suku bunga deposit facility dan lending facility juga dipangkas -25 bps menjadi masing-masing 5,25% dan 6,75%.

