Selain Untungkan Industri, OJK Sebut Penerapan Asuransi Wajib Berdampak Positif bagi Banyak Pihak
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono menyebut, aturan mengenai asuransi wajib yang kini masih menunggu peraturan pemerintah (PP) bisa memberikan keuntungan bagi berbagai pihak, khususnya perusahaan asuransi.
“Kalau (manfaat) untuk industri, dengan adanya asuransi wajib ini akan meningkatkan penetration rate daripada industri perasuransian,” ujar Ogi Prastomiyono dalam acara Insurance Forum 2024 secara virtual, belum lama ini.
Sebab, lanjut Ogi, saat ini kontribusi penetration rate untuk asuransi khususnya asuransi kendaraan sangat lambat. Jika program asuransi wajib diimplementasikan, tentunya ini akan mendongkrak penetration rate.
Baca Juga
Penerapan Progam Asuransi Wajib, OJK: Tinggal Tunggu Peraturan Pemerintah
“Karena berlaku wajib bagi seluruh warga negara yang memiliki kendaraan,” katanya.
Selain untuk industri, manfaat positif juga bisa diraup oleh lembaga jasa keuangan, baik industri perbankan maupun perusahaan pembiayaan atau multifinance yang terlibat dalam proses pembiayaan kendaraan.
“Sehingga dari awal itu sudah diwajibkan untuk adanya asuransi kendaraan dan itu bisa dilanjutkan terus, walaupun pinjamannya (di bank atau multifinance) sudah lunas,” ucap Ogi.
Masyarakat, lanjut Ogi, sudah tentu mendapatkan manfaat dari program ini. Jika peserta mengalami kecelakaan, maka tidak perlu menanggung kerugian dari pihak ketiga karena sudah di-cover asuransi wajib.
Baca Juga
Mundur dari Target, OJK: Implementasi Asuransi Wajib Masih Temui Sejumlah Kendala
“Jadi secara kumpulan, klaim atau pembayaran ganti rugi kepada pihak ketiga harusnya lebih kecil daripada premi yang dibayarkan. Itu dari segi konsumen,” ujarnya.
Seiring dengan penerapannya nanti, OJK juga berupaya untuk memperkuat ekosistem pada program asuransi wajib ini, dengan melibatkan bengkel-bengkel hingga produsen kendaraan. “Karena bisa saja paketnya sudah ada di situ,” kata Ogi.

