Industri Asuransi Umum di India Catat Kenaikan Premi 14,9% pada Mei 2024
JAKARTA, investortrust.id - Industri asuransi umum di India mencatatkan kenaikan premi sebesar 14,9% secara tahunan menjadi Rs 20.908 crore atau setara Rp 41,07 triliun. Namun, angka ini tumbuh melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 18,1%.
Melansir InsuranceAsia, Rabu (26/6/2024), pertumbuhan premi industri asuransi umum di India masih ditopang oleh lini asuransi kendaraan bermotor dan kesehatan. Premi lini kendaraan bermotor naik 15,4% menjadi Rs 14.035,2 crore dan menggenggam pangsa sekitar 50% dari total premi industri.
Sementara untuk lini asuransi kesehatan, tumbuh melambat menjadi 16,9% pada Mei tahun ini, dibanding periode yang sama tahun lalu yang tumbuh 22,6%. Lini ini menggenggam pangsa pasar sekitar 41,3% terhadap total premi industri.
Baca Juga
Menurut Associate Director CareEdge Ratings, Saurabh Bhalerao, permintaan industri akan ditopang oleh pertumbuhan yang kuat di segmen kesehatan dan otomotif.
”Selain itu, persaingan diperkirakan akan meningkat, terutama di segmen kesehatan karena perusahaan-perusahaan baru telah mulai beroperasi, sementara perusahaan-perusahaan lain terus mengantre untuk masuk ke segmen tersebut,” ujarnya.
Ia optimistis premi industri asuransi umum di India akan tumbuh di kisaran 13%-15% dalam jangka menengah, didukung oleh faktor makroekonomi, peraturan yang mendukung, dan lainnya.
Baca Juga
Tahun Ini, Premi Asuransi Umum di Vietnam Diproyeksi Naik 12% Tembus Rp 50,7 triliun
Sementara itu, Direktur CareEdge Ratings, Gaurav Dixit mengungkapkan, fokus pada pengendalian pengeluaran secara keseluruhan dan penguatan jaringan distribusi diperkirakan akan berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor ini.
“Prospek keseluruhan sektor asuransi umum tetap stabil dalam jangka menengah,” katanya.

