Industri Asuransi Jiwa di Hong Kong Catat Kenaikan Premi Baru 57% di Kuartal I 2024
JAKARTA, investortrust.id - Industri asuransi jiwa di Hong Kong mencatatkan pertumbuhan annual new premiums (ANP) atau premi baru yang signifikan sebesar 57% secara tahunan menjadi HK$ 40,9 miliar atau setara Rp 84,80 triliun di kuartal I 2024.
Melansir Insurance Asia, Senin (10/6/2024), selain meningkat secara tahunan, peningkatan secara kuartalan lebih tinggi yaitu tumbuh 76% (quarter to quarter/qtq). Melampaui puncak sebelumnya yang tercatat pada kuartal I 2019 sebesar 10%.
Pertumbuhan ini didorong oleh sektor bisnis di dalam maupun luar negeri. Pendapatan premi baru dalam negeri tercatat naik sebesar 39% secara tahunan dan tumbuh 121% secara kuartalan. Juga melampaui puncaknya pada kuartal I 2019 sebesar 9%.
Baca Juga
Chubb Limited Akuisisi Perusahaan Asuransi Penerbangan Australia
Sementara untuk bisnis luar negeri menunjukan hasil yang lebih bak, dengan lonjakan premi baru sebesar 96% secara tahunan dan 33% secara kuartalan. Capaian ini naik 7% di atas level puncaknya pada kuartal I 2017.
Dari sisi bisnis pialang asuransi, pertumbuhan premi baru tercatat melnjak 179% secara tahunan dan 68% secara kuartalan. Lalu dari bisnis agency tumbuh 12% secara tahunan, namun jika dilihat secara kuartalan menurun 3%.
Kemudian pendapatan premi baru dari bisnis bancassurance naik 47% secara tahunan dan 185% secara kuartalan. Meski capaian ini masih 5% dibawah level tertinggi mereka pada kuartal I 2019.
Baca Juga
OJK Cabut Sanksi Pembatasan Kegiatan Usaha Pialang Asuransi Dritama Brokerindo
Peningkatan-peningkatan tersebut memberi sinyal ketahanan dan pemulihan pasar asuransi jiwa di Hong Kong. Di sisi yang bersamaan juga mencerminkan permintaan yang kuat dan saluran distribusi yang efektif, khususnya melalui broker atau pialang.
Pertumbuhan ini juga menjadi indikator positif dari stabilitas ekonomi dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi jiwa di Hong Kong.

