Simpanan Nasabah Tembus Rp 8.703 Triliun, Banyak Taruh di Bank BUMN atau Swasta?
JAKARTA, investortrust.id - Dalam laporan Distribusi Simpanan Bank Umum periode April 2024 yang dirilis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), tercatat dana nasabah lebih banyak berada di bank pelat merah alias Badan Usaha Milik Negara (BUMN) daripada swasta. Namun secara jumlah perbedaannya ternyata tak terpaut jauh. Adapun nominal simpanan nasabah per April 2024 mencapai Rp 8.703 triliun, naik 0,41% secara bulanan.
Pada April 2024, jumlah simpanan di kelompok bank BUMN tercatat Rp 3.799 triliun atau memiliki pangsa 43,65% dari total simpanan yang tercatat sebesar Rp 8.703 triliun.
Sementara untuk bank swasta nasional, jumlah simpanannya tercatat Rp 3.605 triliun atau berkontribusi 41,42% dari total simpanan seluruh kelompok bank umum.
Baca Juga
Ini Dia 10 Provinsi yang Masyarakatnya Paling Banyak Simpan Uang di Bank
Kemudian, jumlah nominal simpanan terbanyak lainnya secara berurutan berasal dari BPD dengan jumlah simpanan Rp 762 triliun, bank asing Rp 269 triliun, serta bank campuran sebanyak 268 triliun.
Alhasil, maka dana simpanan nasabah yang ada di BUMN dan bank swasta hanya terpaut Rp 174 triliun. Padahal secara jumlah kepemilikan rekening per nasabah, terpaut cukup jauh angkanya mencapai 147,54 juta rekening.
Hal ini tercermin dari jumlah rekening yang ada di bank bank umum pada April 2024 tercatat sebanyak 574,27 juta rekening, mayoritas atau 58,60% diantaranya merupakan rekening bank BUMN dengan jumlah 336,53 juta rekening.
Baca Juga
Setelah itu, masyarakat paling banyak menyimpan uangnya di bank swasta nasional dengan jumlah rekening yang tercatat 188,99 juta rekening. Jumlah rekening bank swasta tersebut, mengkontribusi 32,91% dari total rekening bank umum yang tercatat pada April 2024.
Selanjutnya, secara berurutan, masyarakat juga paling banyak menyimpan uangnya di bank pembangunan daerah (BPD) dengan jumlah rekening 45,25 juta rekening, bank campuran sebanyak 3,29 juta rekening, dan bank asing dengan 206.729 rekening.
