Inflasi Medis Meningkat, Allianz Syariah: Penyesuaian Premi Jadi Opsi Terakhir
JAKARTA, investortrust.id - Tren biaya medis di Indonesia terus meningkat, tidak sedikit perusahaan asuransi yang memasarkan produk kesehatan langsung melakukan penyesuaian tarif premi. Namun, hal ini tidak serta merta dilakukan oleh Allianz Syariah Indonesia.
“Sebetulnya kalau bicara repricing (penyesuaian tarif premi), itu pilihan terakhir,” ujar Direktur Utama Allianz Syariah Indonesia, Achmad K Permana, ketika ditemui media, Selasa (30/4/2024).
Sebelum melakukan penyesuaian terhadap tarif premi, lanjut Permana, pihaknya akan melakukan sejumlah inovasi, dan yang terpenting efisiensi dari berbagai aspek.
“Banyak (efisiensi yang dilakukan), misalnya dengan digitalisasi, termasuk pada proses underwriting-nya. Jika tidak efisiensi, premi akan terus menerus menjadi mahal. Pada akhirnya yang terbebani customer,” katanya.
Baca Juga
Tenang! Inflasi Medis Tak Bikin Biaya Premi di Asuransi Sinar Mas Naik
Menurut Permana, jika biaya premi dari asuransi kesehatan semakin mahal maka jumlah masyarakat yang memproyeksikan dirinya dengan membeli asuransi kesehatan akan semakin berkurang. Di sisi yang bersamaan, inklusi asuransi nasional juga masih berada di level rendah.
Sebagai informasi, berdasarkan survei Mercer Marsh Benefits (MMB) 2021-2023 tentang ‘Estimated Medical Trend Summary’, peningkatan inflasi medis nasional selama tiga tahun terakhir mencapai 13,6% pada 2023, dari sebelumnya 12,3% ada 2022.
Angka ini lebih tinggi dari proyeksi inflasi medis di Asia yaitu 11,5%. Bahkan, jauh melampaui inflasi ekonomi nasional yang berada di level 3,3% pada Agustus 2023. Dengan ini, maka inflasi medis akan mempengaruhi biaya operasional, suplai, administrasi, hingga fasilitas kesehatan.
Di sisi yang bersamaan, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, klaim kesehatan yang dibayarkan secara industri sebesar Rp 20,83 triliun pada 2023, meningkat 24,9% secara tahunan. Dengan naiknya klaim dan inflasi medis, secara langsung maupun tidak, akan berpotensi pada penyesuaian tarif premi di perusahaan asuransi.

