MTF Sebut Pemilu Bisa Pengaruhi Kinerja Multifinance di 2024
JAKARTA, investortrust.id - Chief Marketing Officer PT Mandiri Tunas Finance (MTF), Afri Feder Fauzi menyebut sejumlah tantangan yang akan dihadapi industri multifinance tahun depan, terlebih di masa pemilihan umum (pemilu), salah satunya sikap wait and see dari segmen korporasi.
“Yang pasti mengenai minat beli dari customer dan bukan daya belinya. Karena semua orang pasti terutama di segmen korporasi wait and see terhadap hasil pemilu,” ujarnya, kepada media, di Jakarta, Senin (18/12/2023).
Dengan begitu, lanjut Afri, akan berdampak pada dana atau uang yang tidak berputar di masyarakat. Pada akhirnya akan ber-impact kepada daya beli masyarakat yang menurun.
Baca Juga
Surat Utang Multifinance dan Perbankan Terbanyak Jatuh Tempo di 2024
“Challenge-nya di dua itu sebenarnya. Wait and see terhadap kebutuhan itu berpengaruh ke daya beli. Sisanya sebenarnya untuk segmen ritel perorangan tidak terlalu isu,” katanya.
Afri mengungkapkan, tahun depan merupakan tahun yang menarik. Karena pada Februari 2024 berlangsung pemilu. Bulan Maret sudah masuk bulan puasa dan biasanya ada pertumbuhan otomotif di situ.
Lalu, dilanjutkan bulan April lebaran, kemudian ada isu even Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang akan dimajukan.
Baca Juga
“Sehingga harusnya itu bisa diantisisipasi ada kejadian idul fitri dan GIIAS yang mengcover masa politik di Februari. Sebenarnya tanpa sadar kita sudah mengantisipasi itu semua untuk otomotif,” jelasnya. (CR-13)
