Modus Penipuan Marak Jelang Ramadan, Kepala Eksekutif OJK Friderica Widyasari Cerita Pengalaman Ini
JAKARTA, investortrust.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai maraknya modus penipuan online selama bulan Ramadan.
Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi seusai acara “Ring the Bell for Gender Equality” di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (14/3/2024).
Baca Juga
“Namanya mau lebaran itu momen lebaran itu momen yang ditunggu-tunggu dengan segala keceriaan, namun semuanya butuh uang dan budget yang harus disiapkan. Kondisi ini dimanfaatkan sejumlah oknum dengan meluncurkan modus penipuan,” ujar Friderica.
Lebih lanjut, Frederica menceritakan bahwa dirinya pernah mendapatkan telepon penipuan. “Bahkan, saya pun beberapa waktu lalu menerima telefon serupa, seolah melakukan transaksi di kartu kredit senilai Rp 50 juta. Saya kan kaget menerima telefon seperti itu,” imbuhnya.
Baca Juga
Antisipasi Pemburukan Kualitas Kredit, OJK Imbau Perbankan Tingkatkan CKPN
Saat itu, terang dia, penelepon kemudian meminta sejumlah data dirinya, seperti nama dan nomor kartu kredit. “Saya langsung alert, kalau Anda telfon saya atas nama bank, tentu sudah tahun siapa saya? Apa keperluannya? Nah, itu harus hati-hati,” terangnya.
Tak hanya itu, Friderica menilai modusnya bermacam-macam seperti, tawaran hadiah yang menggiurkan. Sampai saat ini OJK terus melakukan sosialisasi dan mengingatkan masyakarat supaya hati-hati dan waspada pada skema penipuan yang terus berkembang. (CR-5)
