OJK Optimistis Kredit Perbankan Tahun ini Tumbuh Dua Digit, kok Bisa?
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae optimistis penyaluran kredit perbankan tahun ini tumbuh dua digit. Proyeksi ini didasarkan pada sejumlah hal, salah satunya dampak pertumbuhan ekonomi yang terjaga.
“Terkait pertumbuhan kredit masih tetap optimistis penyaluran kredit dapat tumbuh double digit hingga akhir tahun,” ujar Dian Ediana Rae dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK secara daring di Jakarta, Senin (04/12/2023).
Baca Juga
Menurut Ediana, optimisme itu didasarkan pada sejumlah faktor. Pertama adalah siklus perekonomian yang menjelang akhir tahun selalu meningkat. Faktor kedua, Indonesia tengah memasuki tahun pemilu, di mana konsumsi masyarakat meningkat sehingga mendorong pertumbuhan kredit.
“Selain itu, optimisme terbentuk berdasarkan kinerja perbankan yang sangat baik dengan risiko kredit yang sangat rendah,” tutur dia.
Hingga Oktober 2023, kata Ediana, industri perbankan nasional tetap solid dan tahan banting (resilient) yang tercermin pada tingkat profitabilitas atau return on asset (ROA) sebesar 2,73% dan permodalan atau capital adequacy ratio (CAR) 27,48%.
Baca Juga
Bos OJK Minta Industri Jasa Keuangan Bikin Stress Test, memangnya Kenapa?
Adapun pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) masing-masing tumbuh 8,99% dan 3,43% menjadi Rp 6.902,98 triliun dan Rp 8.198,90 triliun per Oktober 2023 (yoy).
“Kami juga selalu memperhatikan tata kelola perbankan. Teman-teman pengawas selalu on the ground melakukan diskusi, monitoring, dan pengawasan secara lebih intens dalam konteks misalnya perekonomian global maupun domestik,” papar Ediana.(CR-13)

