Bank Sampoerna Bidik Penyaluran Kredit Sektor UMKM Tumbuh Dua Digit Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) menargetkan penyaluran kredit ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat tumbuh dua digit pada tahun 2024.
"Masih sejalan dengan target pertumbuhan industri secara nasional, masih dua digit kecil. Bank Sampoerna masih sejalan dengan itu," ujar Corporate Communications and Investor Relations Head, Ridy Sudarma saat ditemui di HOME by Moonshine, Sampoerna Strategic, Jakarta, Rabu (22/5/2024).
Ridy mengungkapkan, hal tersebut sejalan dengan komitmen perseroan untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyaluran kredit kepada para pelaku UMKM.
Asal tahu saja, hingga akhir Maret 2024, Bank Sampoerna mencatat penyaluran kredit tumbuh 13,2% (year on year/yoy) menjadi Rp 11,6 triliun jika dibandingkan dengan penyaluran kredit akhir Maret 2023 yang sebesar Rp 10,3 triliun.
Kenaikan penyaluran kredit ini melampaui penyaluran kredit perbankan secara keseluruhan yang pada periode sama tercatat sebesar 11,8%.
Sebagian besar atau sekitar 67% total penyaluran kredit yang dilakukan Bank Sampoerna, senilai Rp 7,8 triliun merupakan porsi pinjaman yang disalurkan kepada pelaku UMKM. Pinjaman ke UMKM disalurkan baik secara langsung oleh Bank Sampoerna maupun melalui kerja sama dengan mitra.
Sejalan dengan hal tersebut, Bank Sampoerna berhasil menurunkan rasio kredit macet atau non performing loan gross di angka 3,8% per Maret 2024, setelah tahun sebelumya bertahan di angka 3,9% pada Maret 2023.
Lebih lanjut, Ridy menyebut, sebagai bank swasta yang berfokus pada pengembangan usaha mikro dan UKM melalui pemanfaatan teknologi digital, Bank Sampoerna pada tahun ini masih akan fokus menyalurkan kredit ke sektor UMKM.
Di sisi lain, Ridy bersama pihaknya pun juga akan terus mendukung pelaku UMKM untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan fokus bisnis dan komitmen Bank Sampoerna sebagai bank yang berpihak pada pelaku UMKM.
Selain itu, Bank Sampoerna juga terus mengajak masyarakat umum untuk mendukung UMKM dan memanfaatkan berbagai layanan perbankan. Dengan dukungan dari masyarakat, UMKM terus dapat memanfaatkan momentum positif dari stabilitas ekonomidan politik Tanah Air untuk dapat lebih berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

