Kredit Bank Sampoerna Tumbuh 13,2% Jadi Rp 11,4 Triliun Tahun 2023
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 13,2% secara tahunan menjadi Rp 11,4 triliun hingga akhir 2023.
Direktur Keuangan dan Perencanaan Bisnis Bank Sampoerna, Henky Suryaputra mengatakan, capaian tadi sukses mengungguli pertumbuhan kredit perbankan secara industri yang tercatat meningkat 12,3% di tahun lalu.
“UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) tetap menjadi fokus layanan utama Bank Sampoerna sekitar 68% pinjaman dimanfaatkan oleh UMKM, termasuk 45% dari keseluruhan pinjaman secara langsung diberikan ke UMKM dan sisanya disalurkan melalui lembaga keuangan lain,” ujar Henky Suryaputra, dalam keterangan resminya, Rabu (17/4/2024).
Baca Juga
Bank Sampoerna Pastikan Keterlibatan UMKM di Pesta Literasi Ini
Henky menjelaskan, kolaborasi yang dilakukan Bank Sampoerna dengan perusahaan financial technology (fintech), perusahaan pembiayaan (multifinance), koperasi, dan pihak lain, tidak hanya meningkatkan penyaluran kredit yang lebih tinggi kepada UMKM, tetapi juga memberikan dampak finansial yang baik.
“Dengan pelaksanaan bank as a service, Bank Sampoerna memberikan berbagai layanan bagi mitra dan memperoleh pendapatan non bunga, seperti jasa pengadaan virtual account, biaya transaksi, dan lain sebagainya,” katanya.
Naiknya kredit juga mendorong peningkatan laba bersih di Bank Sampoerna sebesar 129,63% atau dari Rp 27 miliar pada 2022 menjadi Rp 62 miliar di tahun lalu. Selain karena kredit, naiknya laba juga didorong oleh pendapatan bunga dan non bunga, serta pengelolaan kredit yang baik.
Baca Juga
Bank Sampoerna Gaet US DFC Biayai Sektor Mikro dan Usaha Wanita
“Pendapatan non bunga pada tahun 2023 mencapai Rp 123 miliar, meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan yang diperoleh di tahun sebelumnya,” ujar Henky.

