BP Tapera Gandeng BSI Bantu Guru Pesantren Miliki Rumah Layak Huni
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) atau BSI memperkuat kerja sama pembiayaan perumahan subsidi bagi guru di lingkungan pesantren melalui dukungan bantuan uang muka (down payment/DP) rumah.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam Business Deals Ceremony Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menyatakan, kolaborasi dengan BSI menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan perbankan syariah dalam memenuhi kebutuhan hunian masyarakat, khususnya para pendidik di lingkungan pesantren.
“Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi guru pesantren, khususnya dalam membuka akses terhadap pembiayaan rumah yang layak, sehat, dan terjangkau. Kami ingin para guru pesantren dapat memiliki hunian sendiri dengan skema pembiayaan yang lebih mudah dan sesuai dengan kemampuan mereka,” kata Heru dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/10/2026).
Menurut Heru, perluasan akses pembiayaan perumahan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Guru pesantren dinilai memiliki kontribusi penting dalam membangun sumber daya manusia sehingga perlu mendapatkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hunian yang layak.
“Guru pesantren memiliki peran penting dalam membangun generasi bangsa, sehingga sudah semestinya mereka juga mendapat akses yang lebih luas terhadap hunian yang layak dan terjangkau,” ujarnya.
Baca Juga
Tak Harus Rumah Pertama, Begini Syarat Ambil KPR Subsidi era Prabowo
Melalui nota kesepahaman tersebut, BP Tapera dan BSI diharapkan dapat mengoptimalkan peran masing-masing dalam memperluas akses pembiayaan perumahan berbasis syariah. Kerja sama ini juga menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi dalam mendukung kepemilikan rumah bagi guru pesantren.
Baca Juga
BP Tapera Salurkan 178.211 Rumah Subsidi, Baru 50,92% dari Target
Penandatanganan nota kesepahaman BP Tapera dan BSI menjadi salah satu agenda kerja sama proyek strategis dalam Business Deals Ceremony ISEF 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari puncak program Bulan Pembiayaan Syariah (BPS) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia untuk memperkuat sinergi dan mendorong pengembangan pembiayaan syariah di berbagai sektor.
BPS 2026 dilaksanakan melalui tiga pilar utama, yakni Syariah Business Literacy, Syariah Business Linkage, dan Syariah Business Showcase.
Ketiga pilar tersebut diarahkan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah, memperkuat kapasitas dan akses pembiayaan, serta mengonsolidasikan komitmen pembiayaan, pendanaan, dan kerja sama yang terbentuk sepanjang pelaksanaan program.
Serapan Rumah Subsidi Tembus 182.371 Unit
Sementara itu, berdasarkan dashboard realisasi pembiayaan perumahan BP Tapera, penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau rumah subsidi per 16 Oktober 2026 telah mencapai 182.371 unit dengan nilai pembiayaan sekitar Rp 22,7 triliun.
Penyaluran FLPP tersebut melibatkan 43 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, dan 8.263 pengembang yang tersebar di 11.462 perumahan. Jangkauan pembiayaan telah mencakup 36 provinsi dan 391 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
