Begini Upaya Danamon (BDMN) Jaga NPL di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Meski dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi termasuk pelemahan daya beli, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) memastikan kualitas aset tetap terjaga. Hal itu dilakukan melalui disiplin dalam penyaluran kredit, pengawasan, hingga penagihan untuk mempertahankan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) tetap berada di level yang sehat.
Direktur Bank Danamon Dadi Budiana mengungkapkan, rasio NPL pihaknya saat ini berada di level 1,7%, dan angka tersebut telah bertahan sejak akhir kuartal I 2026.
“Jadi tentunya angka 1,7% ini boleh dibilang merupakan angka yang sangat rendah ya, sangat baik,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust, dalam paparan kinerja keuangan semester I 2026 Danamon, secara daring, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga
Laba Bank Danamon (BDMN) Naik 33% pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh 12%
Menurut Dadi, memiliki risk appetite apabila NPL mengalami. Namun, Danamon memperkirakan peningkatan tersebut tetap berada dalam batas yang sehat dan tidak akan jauh di atas level saat ini.
Ia tidak menampik jika kondisi saat ini masih diwarnai berbagai tantangan, termasuk pelemahan daya beli. Meski begitu, Danamon tetap optimistis dapat menjaga kualitas kredit melalui penerapan prinsip kehati-hatian dalam memperoses underwriting.
Setiap pengajuan kredit, lanjut Dadi, akan melalui proses analisis yang ketat untuk memastikan pembiayaan diberikan kepada debitur yang memiliki kemampuan membayar.
“Kami melakukan hal-hal yang memang diperlukan untuk memastikan bahwa apa yang kami setujui, bahwa kredit yang kami salurkan itu disalurkan secara baik, secara hati-hati,” katanya.
Selain selektif dalam menyalurkan kredit, Danamon juga terus memperkuat fungsi pemantauan dan penagihan. Upaya tersebut dilakukan melalui monitoring secara berkala, kegiatan collection, serta pengawasan terhadap kualitas portofolio kredit.
“Seharusnya kami melihat bahwa hal-hal tersebut akan tetap bisa menjaga NPL kami berada di dalam posisi yang baik ke depannya,” ucap Dadi.
Baca Juga
Imbas Ketidakpastian Global, Bank Danamon (BDMN) Bersiap Sesuaikan RBB 2026
Dengan posisi NPL yang saat ini relatif rendah, ia meyakini perlambatan ekonomi tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas aset Danamon.
“Meskipun katakanlah ada banyak kekhawatiran dengan kondisi ekonomi dan lain-lain, kami percaya bahwa di kondisi saat ini apalagi dengan posisi NPL kami yang saat ini berada dalam kondisi yang sangat baik, seharusnya tidak membawa pelemahan yang signifikan begitu ke depannya,” kata Dadi.
