Pakar Otomotif Proyeksikan IKN Gunakan 80% Transportasi Rendah Emisi
JAKARTA, investortrust.id - Pakar otomotif dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu memproyeksikan, 80% perjalanan di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menggunakan transportasi publik atau mobilitas aktif. Hal ini akan mendukung pengembangan kendaraan nol emisi yang menggunakan hidrogen di Tanah Air.
Seiring nantinya berganti pemerintahan dan kabinet baru, kendaraan dan angkutan otonom tanpa emisi di IKN dapat diterapkan bertahap sampai dengan 2045. “IKN, sebagai smart sponge forest city, sejalan dengan tujuan pencapaian net zero emission pada tahun 2060," kata peneliti dari National Center for Sustainable Transportation Technology PUI-STT-ITB ini dalam acara "3rd Investortrust Future Forum: Potensi Besar dan Masa Depan Mobil Hidrogen" di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (16/5/2024).
Baca Juga
RI Ditargetkan Manfaatkan 9,8 Juta Ton Hidrogen per Tahun pada 2060
Hidrogen, lanjut dia, adalah salah satu energi masa depan yang potensinya besar. Yang menjadi tantangan sebenarnya sekarang adalah bagaimana proses pengembangannya lebih cepat.
Pemerintah pun telah mewajibkan IKN untuk memprioritaskan penggunaan transportasi umum dan mobilitas rendah emisi.
Baca Juga
Mobil Hidrogen Jadi Break Through Pengembangan Industri Otomotif Bebas Emisi

