Pakar Otomotif Sebut Tren Mobil Hidrogen Makin Berkembang
JAKARTA, investortrust.id - Pakar otomotif dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu mengatakan, saat ini tren mobil Hydrogen Internal Combustion Engine (HICEV) masih dalam tahap pertumbuhan.
Namun, menurut Yannes, dengan upaya percepatan kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh produsen energi maupun banyak industri otomotif G7 secara global, maka pertumbuhan tersebut bisa semakin berkembang.
“Nah, untuk generasi hidrogen ini, ini jadi solusi yang menarik sebenarnya. Jadi, industri-industri pendukung industri otomotif ini tidak perlu harus tutup,” kata Yannes dalam acara "3rd Investortrust Future Forum: Potensi Besar dan Masa Depan Mobil Hidrogen" di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (16/5/2024).
Baca Juga
Mobil Hidrogen Jadi Break Through Pengembangan Industri Otomotif Bebas Emisi
Lebih lanjut, dia menyebut teknologi ini harus dikembangkan dari sekarang. Sehingga, produk tersebut diharapkan nantinya dapat hadir dan dalam skala produksi penuh mulai tahun 2027 dan seterusnya.
Selain itu, dia memprediksi rencana Pemerintah terkait mobil hidrogen dapat mempercepat akses energi yang berkelanjutan, khususnya melalui pengembangan teknologi hidrogen. “Ini dapat mendorong pembangunan infrastruktur hidrogen, termasuk stasiun pengisian bahan bakar hidrogen,” ujar dia.
Baca Juga
Potensi Kendaraan Hidrogen Topang Percepatan Net Zero Emission 2060
Yannes mengatakan dibutuhkan dorongan dari pemerintah untuk ekspansi hidrogen sebagai energi, termasuk insentif untuk produksi dan konsumsi hidrogen yang rendah karbon. Penggunaan hidrogen bisa mengurangi emisi dari kendaraan berat dan sektor transportasi umum.
“Dengan memanfaatkan posisi strategis Indonesia sebagai hub logistik internasional, hal ini dapat mengembangkan pasar hidrogen, seperti ekspor hidrogen ke pasar global,” terang dia. (CR-5)

