Kadin Indonesia Institute: Kepemimpinan yang Sehat Kunci Produktivitas Perusahaan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kadin Indonesia Institute (KII) mengungkapkan, interaksi antarmanusia dan kepemimpinan yang sehat akan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas perusahaan dan dunia kerja pada 2026.
Budaya kerja yang sehat, tidak toksik, dan berorientasi pada keterlibatan karyawan akan mampu meredam kecemasan pekerja. Hal ini terjadi seiring pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya kekhawatiran pekerja terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK).
Hal itu terungkap dalam KII Executive Brief yang digelar KII di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (23/1/2026). Acara itu antara lain dihadiri CEO & Founder Strengths ID/Certified Gallup Strength Coach, Roma Tampubolon yang membahas hasil Gallup Survey: State of Global Workplace 2025.
Direktur Eksekutif KII, Mulya Amri mengatakan, forum ini bertujuan memberikan insight strategis kepada anggota dan pengurus Kadin dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Pada edisi Januari, KII secara khusus membahas pengelolaan tempat kerja dan sumber daya manusia (SDM) berbasis kekuatan individu.
Baca Juga
Gelombang PHK Meningkat pada 2025 Tembus 88.519 Orang, Jabar Paling Terdampak
“Gallup secara konsisten melakukan riset global tentang workplace. Insight dari survei ini penting agar perusahaan di Indonesia bisa belajar mengelola HR (SDM) berdasarkan kekuatan masing-masing pekerja,” ujar Mulya.
Di sisi lain, Roma Tampubolon menjelaskan, meski teknologi akan semakin memudahkan pekerjaan, tren dunia kerja pada 2026 justru menekankan pentingnya interaksi manusia (human interaction).
Menurut dia, kemampuan manajer dan karyawan dalam membangun percakapan bermakna melalui pendekatan pelatihan (coaching) akan semakin dibutuhkan.
“Interaksi manusia, coaching conversation, dan kemampuan melihat hal secara positif akan menjadi tren utama. Ini penting untuk menjaga motivasi, harapan, dan produktivitas,” kata Roma dalam kesempatan yang sama.
Baca Juga
Apindo Soroti Risiko PHK Sektor Padat Karya Imbas Kenaikan Upah Minimum
Ia juga menyinggung temuan Gallup yang menunjukkan masyarakat Indonesia tergolong bahagia, seperti pernah disinggung Presiden Prabowo Subianto. Optimisme tersebut perlu dijaga agar dunia kerja tetap produktif di tengah tantangan ekonomi.
Menjawab investortrust.id soal kekhawatiran PHK di kalangan pekerja, Roma menegaskan, peran pemimpin menjadi kunci utama. Budaya kerja yang sehat, tidak toksik, dan berorientasi pada keterlibatan karyawan, akan mampu meredam kecemasan pekerja.
“High performing culture dibangun oleh manajer dan team leader. Tidak semua motivasi harus berbentuk finansial, ada pendekatan nonfinansial yang bisa memperkuat engagement,” tegas dia.

