Perjanjian Dagang IEU-CEPA dan ICA-CEPA Jadi Momentum Penguatan Ekspor Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Perjanjian perdagangan bebas Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dan Indonesia–Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) yang resmi ditandatangani pada 23 September dan 24 September 2025 akan menjadi momentum terhadap peningkatan perdagangan Indonesia di pasar global.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan bahwa penyelesaian kedua perjanjian ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi perdagangan Indonesia di pasar global, terlebih di tengah ketidakpastian geopolitik dunia.
Baca Juga
“Penyelesaian IEU-CEPA dan penandatangan ICA-CEPA adalah titik tolak perjalanan kita untuk memperkuat perdagangan Indonesia di kancah global, terutama dalam kondisi geopolitik dan perdagangan dunia saat ini,” ujar Budi dalam acara Strategic Forum di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025).
Budi menyampaikan, nilai ekspor Indonesia ke Uni Eropa tahun lalu mencapai US$ 30 miliar, sedangkan ekspor ke Kanada baru sebesar US$ 3,5 miliar. Dengan implementasi perjanjian ini, ia menargetkan peningkatan signifikan, khususnya dalam ekspor ke Kanada.
“Komitmen kita bersama pelaku usaha adalah meningkatkan total trade dan ekspor ke Uni Eropa. Lalu, untuk Kanada yang saat ini US$ 3,5 miliar, harapannya bisa meningkat dua kali lipat setelah implementasi berjalan,” jelasnya.
Baca Juga
Adapun IEU-CEPA menghapus hingga 98% tarif, mengurangi hambatan perdagangan barang dan jasa, serta membuka peluang investasi. Sektor yang diuntungkan Indonesia antara lain sawit, tekstil, dan alas kaki, sedangkan Uni Eropa mendapat manfaat pada produk makanan pertanian, otomotif, dan industri kimia.
Sementara itu, melalui Indonesia–Canada CEPA, lebih dari 90% atau sekitar 6.573 pos tarif Indonesia memperoleh preferensi di pasar Kanada. Produk potensial Indonesia seperti tekstil, alas kaki, furnitur, makanan olahan, elektronik ringan, otomotif, hingga sarang burung walet diprediksi akan makin kompetitif.

