Menko Perekonomian Targetkan Biaya Logistik Turun Jadi 12% pada 2030
JAKARTA, investortrust.id - Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menargetkan beban biaya logistik dan transportasi turun menjadi 12% dari total produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2030. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini beban biaya logistik dan transportasi di Indonesia sebesar 14,29% dari PDB.
Hal itu disampaikan Airlangga kepada awak media di sela-sela Seminar Nasional Outlook Perekonomian Indonesia di The St. Regis Jakarta, Jumat (22/12/2023).
Pada 2045 beban biaya logistik ditargetkan terus turun menjadi 8%. "Kita punya target untuk transportation and logistik yang mungkin kita masih 12% pada 2030, tapi 2045 kita harapkan turun ke 8%," tutur Airlangga.
Baca Juga
Dongkrak Ekonomi RI, Airlangga Ungkap Tiga Mesin Ekonomi Ini
Menurut Airlangga, kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan, membuat beban biaya logistik dan transportasi antar wilayah justru membengkak.
"Jadi Pak Presiden sudah mendorong tol laut, kemudian membangun industri konsumsi di wilayah lain. Jadi termasuk di Papua, di Merauke sudah ada pabrik semen," ungkap Airlangga.
Airlangga menambahkan, langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menekan beban biaya tinggi selama ini. (CR-1)
Baca Juga
Airlangga: Akademi Kepemimpinan Digital dan Beasiswa Ciptakan 9 Juta Talenta Digital

