Gandeng Perusahaan Tambang, Astra Bangun Lembaga Pengembangan Bisnis
BARITO UTARA, investortrust.id – PT Astra International Tbk (ASII) melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) menggandeng cucu usahanya, yakni perusahaan pertambangan, PT Pamapersada Nusantara (Pama) -anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR)- serta perusahaan subsidiary PT Suprabari Mapanindo Mineral (PT SMM), mendirikan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB), di Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Tujuan LPB ini menjangkau usaha mikro kecil menengah (UMKM) lebih banyak sehingga bisa naik kelas," kata Ketua Pengurus YDBA Rahmat Samulo di sela peresmian LPB di Barito Utara seperti dikutip dalam keterangannya, Kamis (6/2/2025).
Baca Juga
Astra Sebut Terbantu dengan Rantai Pasok Otomotif Dalam Negeri
Dia mengatakan, Astra turut berkontribusi menjalankan pembinaan UMKM agar naik kelas, mandiri, dan berkelanjutan. "Astra bercita-cita dapat menjangkau 2,5 juta orang pada 2030, dari saat ini mencapai 2,37 juta orang," kata dia.
Dia mengatakan, LPB Hadaduhup Itah Parajakian di Barito Utara berperan menjalankan program pembinaan UMKM, mulai pelatihan, pendampingan, fasilitasi pemasaran dan fasilitasi pembiayaan. Dia berharap dengan adanya LPB tersebut, bisa mendukung UMKM di Barito Utara untuk berkembang dengan mindset sebagai pengusaha yang berkomitmen dan konsisten dalam menghasilkan produk berkualitas sehingga skala bisnisnya menjadi besar.
Baca Juga
Market Share Naik, Astra (ASII) Kuasai 56% Pasar Mobil Semua Segmen dan 75% Mobil LCGC
Department Head Corporate Social Responsibility (CSR) Pamapersada Maidi Irvan menyampaikan, LPB in akan menjadi jembatan bagi para pelaku UMKM untuk mendapatkan sumber daya yang mereka butuhkan, termasuk akses ke teknologi dan inovasi terbaru.
Sedangkan Dept. Head CSR PT SMM Abdul Syukur berharap, LPB bisa mendorong UMKM binaannya agar memiliki akses pasar lebih luas dan memberikan kontribusi untuk peningkatan perekonomian UMKM di wilayah tersebut.
Sejak Juli 2023 hingga Desember 2024, Astra melalui YDBA, Pamapersada dan PT SMM telah memberikan program pembinaan kepada 161 UMKM baik di sektor kuliner, pertanian, peternakan, madu kelulut hingga perikanan.

