Ini Dia Fokus Peruri Digital Security di Tahun 2025
JAKARTA, investortrust.id - PT Peruri Digital Security (PDS) memiliki berbagai strategi di tahun depan untuk mendukung penuh digitalisasi di Tanah Air. Sebagai anak usaha Perum Peruri, PDS memiliki potensi untuk terus mengembangkan produk digital Peruri dan membangun kapabilitas dalam bidang digital security.
Sebagai bentuk adaptasi adanya perubahan lanskap bisnis, Peruri menginisiasi transformasi digital yang mengarah pada solusi teknologi informasi seperti e-KYC (Know Your Customer), Digital ID, e-Payment, Data Center, Service & IT Solution melalui anak perusahaannya, PDS.
PDS ditunjuk sebagai authorized distributor seluruh produk digital Peruri. Dalam menjalankan bisnisnya, PDS memiliki keunggulan berupa fleksibilitas dalam mengintegrasikan solusi produk digital Peruri serta implementasi meterai elektronik.
Direktur Utama PT Peruri Digital Security (PDS) Teguh Kurniawan Harmanda atau yang diakrab disapa Manda menuturkan, ada beberapa strategi yang akan diterapkan perseroan di tahun depan agar perusahaan bisa “naik kelas”.
Pertama, pengembangan produk digital, baik e-materai maupun tanda tangan elektronik. Kedua, memperkuat pola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), supaya bisa lebih efektif dan efisien. Pasalnya, secara jangka panjang ada Government Technology (GovTech), yang mana hal ini bukanlah pencapaian bagi Peruri, namun juga pencapaian seluruh masyarakat Indonesia.
“Saya melihat sederhana, bahwa PDS ini punya fleksibilitas yang luas untuk kemudian kita bisa bersinergi, tidak hanya di level BUMN, tapi di private yang lain, itu satu. Yang kedua adalah kami terus untuk menyatukan visi dari perusahaan,” katanya dalam wawancara podcast Konvergensi Investortrust di kantor Investortrust, The Convergence Indonesia, Jakarta, Senin (9/12/2024).
Baca Juga
Wow, PDS Bikin Publik Bisa 'Log in' di Banyak Aplikasi dengan 'Single Sign On'
“Saya ada di perusahaan ini dibandingkan direksi yang lain, saya yang paling muda memang. Itu juga menjadi sebuah tantangan, tetapi itu juga tidak menghambat bagaimana tujuan dari perusahaaan. Jadi bagaimana cara kami tidak fokus pada masing-masing kebutuhan individu, tetapi objektif kami adalah satu, yaitu adalah PDS,” tambah dia.
Manda menambahkan, ia juga berharap agar PDS memiliki partner global, serta kesuksesan dari GovTech Indonesia yang bernama INA Digital. INA Digital adalah bagian dari Peruri yang berperan sebagai penyelenggara keterpaduan ekosistem layanan digital Pemerintah Indonesia. Pembentukan INA Digital diwujudkan sejak Perum Peruri mendapatkan mandat dari Pemerintah dalam Perpres No. 82 tahun 2023. INA Digital berperan menjadi akselerator transformasi layanan digital pemerintah, mewujudkan layanan publik yang lebih berkualitas, terpercaya, dan efisien
“Kalau di masing-masing kementerian (GovTech) sudah cukup berkembang. Tetapi untuk menyatukan dibutuhkan keterpaduan,” katanya.
Baca Juga
Peran Besar Peruri Digital Security Dalam Transformasi Digital hingga Pengembangan Single Sign On
Meski di posisi mendukung Perum Peruri di bidang digitalisasi, PDS saat ini juga tengah berekspansi ke pasar yang lebih luas lagi. “Jadi kami sekarang fokus di beberapa produk ICT yang lain, dan termasuk yang baru-baru ini yang kami juga luncurkan, yang berhubungan dengan security adalah tentang smart contract audit. Jadi kami di PDS, kami lagi membuat skenario produk baru untuk kita bisa menghadirkan produk namanya smart contract audit untuk blockchain,” jelasnya.
Kinerja Membaik
Lebih lanjut, dengan adanya berbagai strategi dan ekspansi pasar yang lebih luas, Manda yang baru menjabat sebagai dirut PDS selama delapan bulan tersebut optimistis kinerja perseroan di tahun depan sudah bisa mencatatkan keuntungan.
“Ada beberapa yang sedang kita benahi. Jadi dari segi fundamental, baik neraca dari kerugian yang dikecilkan potensinya. Tapi ada hal-hal yang ternyata kita pelajari untuk compete di pasar dengan posisi kami adalah PT tetapi rasa BUMN, maksudnya. Ya mudah-mudahan tahun ini sudah menjadi catatan yang baik. Tahun depan kami optimis itu (kinerja) sudah bisa hijau,” ujar Manda.

