SuperApp INA Digital Bakal Soft Launching Mei 2024, Begini Penjelasan Bos Peruri
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan Umum (Perum) Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) mengatakan SuperApp milik pemerintah yakni INA Digital akan dilakukan soft launching paling cepat pertengahan Mei 2024. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Perum Peruri Dwina Septiani Wijaya.
"Peluncurannya kapan? Rencana dalam waktu dekat, melihat waktu dari Bapak Presiden, paling cepat Mei sudah di-launching," kata Dwina, di Kantor Kementerian BUMN, Kamis (25/4/2024).
Menurut Dwina, layanan SuperApp INA Digital merupakan mandat dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional. Ia menambahkan, INA Digital akan mengintegrasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) prioritas layanan milik kementerian dan lembaga melalui satu portal nasional atau yang populer dengan istilah GovTech.
"Jadi Perpres ini dari presiden kemudian ada tim koordinasi SPBE-nya, jadi memang Kemenpan RB istilahnya sebagai CEO atau ketua timnya, tetapi memang kementerian lain terlibat, termasuk kita (Perum Peruri)," ucapnya.
Ia mengatakan Perum Peruri berperan sebagai implemented agency atau pengembang aplikasi yang SuperApp INA Digital tersebut. Terkait keamanan sistem, ia menyebutkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bertanggungjawab terhadap hal tersebut.
Baca Juga
Paling Lambat Juni 2024, Super App Ina Digital Diluncurkan Jokowi
"Untuk keamanan, datanya tetap ada di kementerian/lembaga masing-masing. Kita membuat dari awal security by design, semua dalam satu kolaborasi, untuk menghindari risiko single of failure," sebutnya.
Kemudian ia juga mengungkapkan, dalam tahap awal SuperApp INA Digital akan melayani program prioritas dari 9 kementerian/lembaga. Di antaranya layanan milik Kemendikbud Ristek, Kemenkes, Kemensos, Polri, Kemenkeu, Bappenas, Kemendagri, Kmenkominfo, dan Kemenpan RB.
Berdasarkan Perpres No.82 Tahun 2023, SuperApp INA Digital ditargetkan dapat rampung paling lambat pada kuartal-III 2024. Dwina mengaku soft launching direncanakan dua kali, yakni pada Mei 2024 dan Agustus 2024. "Piloting akhir Mei, dengan dilakukan uji coba oleh 3.000 ASN," ujar dia.
Sementara itu, Dwina juga mengungkap alasan dibalik ditunjuknya Perum Peruri sebagai pengembang SuperApp INA Digital oleh pemerintah. Ia berujar, hal tersebut tidak terlepas dari keberhasilan Perum dalam menjalankan transformasi digital selama beberapa tahun terakhir.
Peluncuran produk digital pada tahun 2019 lalu menjadi bukti komitmen Perum Peruri untuk melakukan adaptasi terhadap perkembangan digital. Ia meyakini, penunjukan Peruri sebagai developer SuperApp INA Digital menjadi bentuk keyakinan pemerintah terhadap kemampuan perusahaan.
Baca Juga

