Magnum Estate Ungkap Tarik Investasi lebih dari Rp 2 Triliun hingga Ekspansi Bangun Hotel di IKN
JAKARTA, investortrust.id – Magnum Estate mengungkapkan telah berhasil menarik investasi lebih dari Rp 2 triliun ke Indonesia melalui jaringan investornya dalam dua tahun terakhir. Perseroan tengah menggarap sebanyak 11 proyek properti berkualitas tinggi di Bali dan mulai mengembangkan proyek baru di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Demikian penjelasan perwakilan Magnum Estate Andrejs Senkovs saat menghadiri pertemuan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Uno, Ketua Bali Tourism Boards Ida Bagus Agung Partha Adnyana, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho, dan mantan wakil gubernur Bali Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si.
Pertemuan ini digelar disela Konferensi G&G Asia Afrika di Bali pekan lalu dengan tujuan untuk membahas potensi kerja sama untuk menarik investasi baru, meningkatkan arus wisatawan, serta mengembangkan lokasi baru di Pulau Bali dan wilayah lain di Indonesia.
Baca Juga
Hadiri Peluncuran KIT Batang, Magnum Estate Serius Berinvestasi di Indonesia
Andrejs Senkovs menegaskan bahwa investasi perusahaan tidak hanya ditujukan untuk keuntungan jangka pendek, tetapi untuk pengembangan jangka panjang guna membawa manfaat besar bagi Indonesia. Magnum Estate juga secara aktif bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam menarik wisatawan dan klien dari seluruh dunia.
"Sebagai anggota asosiasi pengembang di Indonesia dan asosiasi hotel, kami tentu merasa terhormat untuk membantu Indonesia menjadi salah satu dari lima ekonomi terbesar di dunia pada 2045," terangnya saat pertemuan tersebut.
Andrejs Senkovs kemudian melanjutnya bahwa Magnum Estate adalah mengembangkan real estat berkualitas tinggi di Indonesia. Bali merupakan langkah pertama mencapai tujuan tersebut. Magnum Estate sedang mengerjakan 11 proyek di Bali dan memulai proyek baru di IKN. "Kami baru saja mengakuisisi tanah dan menandatangani perjanjian dengan pemerintah untuk membangun hotel bintang lima di IKN," kata Senkovs.
Baca Juga
Saat Pemerintah Agresif Tarik Investasi, Sektor Saham Ini Layak Dilirik
Kehadiran hotel tersebut, terang dia, diharapkan bisa meningkatkan daya tarik investasi di IKN. "Hotel tersebut tidak hanya akan memberikan kenyamanan bagi warga, tetapi diharapkan menjadi salah satu pendorong utama investasi di wilayah tersebut," tambahnya.
Dirinya juga menegaskan bahwa kunci kesuksesan investasi di Indonesia terletak pada pemahaman dan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku. Hal ini mendorong Magnum Estate selalu berupaya bekerja sama dengan pemerintah dan memastikan setiap langkah yang diambil sejalan dengan kebutuhan pasar dan peraturan yang ada. "Jika Anda mematuhi aturan dan standar regulasi, akan jauh lebih mudah bagi Anda untuk maju," ujarnya.
Baca Juga
Dongkrak Daya Beli Kelas Menengah, Hashim: Genjot Segmen Properti dan Berantas Judi Online
Sementara itu, Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah terus berupaya untuk menarik lebih banyak investasi, terutama di luar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Pemerintah akan terus bekerja untuk menciptakan lingkungan investasi yang kondusif dan menarik bagi investor asing, dengan menawarkan berbagai insentif, khususnya KEK. "Kami akan memberikan insentif pajak yang berinvestasi di KEK. Kemudahan perizinan dan kesepakatan investasi yang lebih sederhana," jelas Menteri.
Tak hanya itu, dia mengatakan, pemerintah menawarkan berbagai insentif, seperti keringanan pajak dan peluang promosi bersama, yang diharapkan meningkatkan daya tarik investasi di berbagai wilayah di Indonesia.

