Hadiri Peluncuran KIT Batang, Magnum Estate Serius Berinvestasi di Indonesia
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan pengembang, Magnum Estate, mengungkapkan keseriusannya untuk berinvestasi di Indonesia. Perusahaan tertarik menggali proyek-proyek realestat ambisius di berbagai daerah Indonesia.
Hal itu disampaikan Co-Partner of Magnum Estate - Bali Andrejs Sencovs usai menghadiri pembukaan kawasan ekonomi khusus baru PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di Batang, Jawa Tengah. KITB tersebut diluncurkan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 26 Juli 2024.
Baca Juga
Magnum Estate adalah pengembang realestat terkemuka, terutama resor premium tempat tinggal dan investasi di Bali. Sejumlah proyek yang didirikannya adalah Magnum Resort Berawa, Magnum Resort Sanur, The Umalas Signature, Sky Stars Ocean View, Magnum Resort Seminyak, dan lainnya.
Andrejs Sencovs mengatakan, Magnum Estate tertarik melihat peluang investasi di KITB. Apalagi Kawasan industry ini diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. "Kami akan terus mewakili Indonesia di panggung internasional dan berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," ungkapnya melalui penjelasan resminya di Jakarta, belum lama ini.
Magnum Estate, terang dia, aktif mempromosikan potensi investasi Indonesia di pasar global dan berperan aktif terhadap pencapaian rencana pembangunan jangka panjang nasional. Selama ini, Magnum Estate kerap menghadiri pameran internasional, forum ekonomi dunia, dan pertemuan tingkat tinggi lainnya. Melalui partisipasi ini, Magnum Estate membawa misi untuk menarik investasi dan wisatawan masuk ke Indonesia.
Baca Juga
Colliers Sebut Pasokan Kamar Hotel Berpotensi Masih Tumbuh hingga 2027
Terkait kunjungan Magnum Estate ke KITB, dia mengatakan, perseroan telah melakukan pertemuan bisnis, presentasi perusahaan, dan pengenalan fasilitas serta infrastruktur di KITB. Sedangkan Magnum Estate memperkenalkan proyek-proyek realestat premium di Bali yang sudah dikembangkan.
Kawasan IndustriTerpadu Batang (Grand Batang City) merupakan kawasan industri terbesar yang dikembangkan oleh pemerintah Indonesia sebagai bagian dari strateginya untuk menempatkan negara ini di antara 5 ekonomi global teratas pada tahun 2045. Dengan luas sekitar 4.300 hektare di Batang. Kawasan ini telah menarik 18 perusahaan dari 8 negara dengan total investasi sebesar Rp14,8 triliun.

