BPS: 1 dari 4 Mobil Asal Indonesia Diekspor ke Filipina
JAKARTA, investortrust.id - Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengungkap satu dari empat mobil yang diekspor Indonesia ditujukan ke Filipina.
Dia mengatakan Filipina menjadi negara utama tujuan ekspor mobil dari Indonesia (HS 8702 dan HS 8703). “Ekspor mobil ke Filipina mencakup 27,64% dari total ekspor mobil Indonesia. Atau sekitar 1 dari 4 dari mobil yang diekspor Indonesia dikirim ke Filipina,” kata Amalia di kantornya, Jakarta, Senin (15/7/2024).
Baca Juga
Selain Filipina, dia mengatakan, ekspor mobil Indonesia tercatat tersebar ke Vietnam sebesar (16,17%), Arab Saudi (15,52%), Meksiko (10,53%), dan Uni Emirate Arab (5,46%).
Amalia mengatakan, ekspor mobil Indonesia tercatat mencakup 2,4% dari total ekspor nonmigas Indonesia. Meski demikian, nilai ekspor pada periode Januari-Juni 2024 mencapai US$ 2,78 miliar lebih rendah, dibandingkan ekspor periode sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 2,97 miliar.
Berdasarkan data BPS, ekspor mobil di periode Januari-Juni 2024 lebih besar, dibandingkan periode sama tahun 2021. Pada tahun tersebut, ekspor mobil Indonesia tercatat US$ 1,67 miliar.
Setahun setelahnya, ekspor mobil dari Indonesia pada periode Januari-Juni 2022, tercatat sebesar US$ 2,39 miliar.
Baca Juga
Gaikindo Ungkap Gap Pendapatan dan Harga Mobil Baru Jadi Penyebab Stagnasi Penjualan Mobil
Secara kumulatif, ekspor Indonesia pada periode Januari-Juni 2024 tercatat US$ 125,09 miliar atau mengalami penurunan sebesar 2,76%. Penurunan didorong nilai nonmigas yang ambles ke US$ 117,19 miliar atau turun 2,99%.
Dari sektornya, sektor pertambangan mengalami penurunan secara kumulatif. Sektor ini hanya tercatat sebesar US$ 23,26 miliar atau turun 15,06%. Sementara itu, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tercatat US$ 2,27 miliar atau tumbuh 6,73%. Adapun sektor industri pengolah tercatat US$ 91,65 miliar atau naik 0,4%.

