16 Kontainer Produk Perikanan Indonesia Diekspor ke China hingga AS, Nilainya Rp 12,5 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan terus mendorong penguatan akses pasar produk perikanan Indonesia keluar negeri. Hal itu ditandai dengan pelepasan ekspor 16 kontainer komoditas perikanan senilai US$ 831,02 ribu atau Rp12,5 miliar ke berbagai negara.
Adapun komoditas perikanan yang diekspor di antaranya adalah Frozen Yellowfin Tuna, Frozen Skipjack, Frozen Squid, Frozen Milkfish, Frozen Barramundi, dan Snapper.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebutkan, pengiriman kali ini merupakan awal dari total 30 kontainer senilai US$ 1,315 juta atau Rp 19,79 miliar yang akan diekspor ke Tiongkok, Amerika Serikat, Australia, Vietnam, Filipina, dan Yordania hingga 13 Oktober mendatang.
"Alhamdulillah, pelepasan ekspor ini menjadi simbol bahwa komoditas perikanan Indonesia masih menjadi primadona di pasar internasional," ujar Menteri Trenggono dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (14/10/2024).
Baca Juga
KKP Usulkan Produk Perikanan Masuk Komponen Paket Bantuan Pangan
Menteri Trenggono menambahkan, salah satu tantangan utama dalam rangka pencapaian target ekspor saat ini adalah perlambatan pertumbuhan ekonomi di negara-negara tujuan ekspor utama karena adanya penurunan daya beli masyarakat seperti Amerika Serikat, Jepang dan Uni Eropa.
Oleh Karenanya, Menteri Trenggono terus mendorong upaya diversifikasi pasar ekspor produk perikanan ke pasar-pasar potensial dalam rangka mendorong pencapaian target ekspor tersebut.
Ia mengatakan, KKP melakukan beberapa fasilitasi dukungan kepada pelaku usaha dengan menyiapkan perangkat yang dibutuhkan, mulai dari bahan baku berkualitas melalui Good Manufacturing Practices (GMP), sistem jaminan mutu di sepanjang rantai pasok, sistem logistik, dan distribusi yang andal.
"Termasuk akses pasar dan promosi yang mumpuni untuk meningkatkan kinerja ekspor baik di pasar utama maupun pasar potensial," papar Menteri Trenggono.
Baca Juga
Persaingan Ekspor Perikanan ke Rusia Ketat, RI Hadapi India hingga China
Ia juga mengapresiasi kegiatan ini, terlebih pada periode Januari-Agustus 2024 nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok sebesar US$ 753,07 juta atau meningkat 9,6% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Begitu juga ekspor produk perikanan ke Vietnam, Australia, dan Yordania juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 47,0%, 7,6% dan 3,7%.
"Tentu pengiriman hari ini bukanlah yang terakhir, karena total permintaannya mencapai 30 kontainer. Dan saya harap ke depan ekspor perikanan semakin meningkat agar berdampak pada masyarakat, khususnya nelayan," ungkap Trenggono.

