Hindari Terorisme, AS Ingin Tahu Komoditas yang Diekspor Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan alasan kerja sama Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) mengenai keamanan nasional dalam skema perdagangan strategi atau strategic trade. Kerja sama ini digunakan untuk mengetahui penjualan komponen strategis Indonesia.
“Mereka (AS) ingin mengetahui, jangan sampai komponen strategis ini jatuh ke pihak-pihak termasuk untuk penggunaan terorisme,” kata Airlangga, di kantornya, Jakarta, Kamis (24/7/2025).
Baca Juga
Airlangga menjelaskan, perdagangan strategis masuk dalam pembahasan Kementerian Perdagangan. Sebab, ada bahan baku yang dapat digunakan sebagai bahan peledak.
“Strategic trade management itu penting ada keterbukaan antara dua pihak sehingga bisa memonitor impor dan ekspor dual function komoditas yang bernilai strategis,” jelas dia.
Baca Juga
Pemerintah Bantah akan Ekspor Bahan Mentah Mineral Kritis ke AS
Airlangga mengatakan, manajemen perdagangan komoditas strategis ini dapat mendukung pengembangan ekosistem kecerdasan buatan, data center, hingga industri pesawat terbang. “Termasuk penerbangan ruang angkasa,” kata dia.
Dalam kerangka kerja sama yang dirilis Gedung Putih, AS ingin mengidentifikasi komoditas tertentu yang tidak tersedia secara alami atau diproduksi di wilayahnya. Komoditas unggulan Indonesia itu akan diberikan pengurangan tarif resiprokal.

