Pelni Ajukan Suntikan PMN 2025 Rp 2,5 Triliun untuk Beli 2 Kapal Baru
JAKARTA, investortrust.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 2,5 triliun untuk 2025. Triliunan anggaran disebut akan digunakan untuk membeli dua unit kapal penumpang baru.
"Kami mengusulkan PMN (2025) sebesar Rp 2,5 triliun untuk pembelian dua unit kapal penumpang baru new building, dalam rangka mengganti kapal yang telah melewati umur teknisnya 30 tahun pada tahun 2024 ini," kata Direktur Utama Pelni, Tri Andayani dalam pantauan youtube TV Parlemen, Rabu (10/7/2024).
Saat ini kata dia, terdapat 12 kapal milik Pelni yang sudah berusia di atas usia 30 tahun. Jumlah tersebut ekuivalen 46% dari total armada Pelni yang dinilai berdampak terhadap aspek keselamatan dan inefisiensi aspek operasional dan aspek teknis.
Baca Juga
"Tentunya akan memberikan dampak risiko pada aspek keselamatan dan dampak inefisiensi pada aspek operasional dan aspek teknis karena semakin bertambahnya umur kapal," jelas dia.
Tri Andayani turut menyampaikan, Indonesia sebagai negara kepulauan, pengangkutan kapal penumpang diperlukan untuk membantu moda transportasi masyarakat.
Dia menjelaskan, pemerintah harus hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lewat moda transportasi laut dengan harga terjangkau.
Di sisi lain, Tri Andayani mengungkapkan, Pelni memang tidak mampu untuk membiayai investasi penggantian alat produksi secara mandiri. "Sehingga diperlukan kehadiran pemerintah," pungkasnya.
Baca Juga
Adapun berdasarkan kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI tersebut, dalam rangka pengadaan dua unit kapal baru Pelni mengusulkan PMN TA 2025 sebesar Rp 2,5 triliun dan usulan penambahan PMN selanjutnya sebesar Rp 3 triliun untuk pelunasan pengadaan tiga unit kapal baru yang pembayaran uang mukanya berasal dari cadangan pembiayaan investasi tahun anggaran 2024 sebesar Rp 1,5 triliun.

