Kisruh Serangan Ransomware, Proyek Pusat Data Nasional Tetap Lanjut
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memastikan proyek pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat tetap berlanjut di tengah kisruh serangan ransomware terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya, Jawa Timur.
Plt Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kemenkominfo Ismail menyatakan bahwa proyek pembangunan PDN di Greenland International Industrial Centre, Kawasan Industri Kota Deltamas, Cikarang itu masih berjalan. Namun, dia enggan mengungkapkan progres dari proyek tersebut.
"(Proyek pembangunannya) lanjut," katanya ketika ditemui di Mercure Hotel TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2024).
Sebelumnya, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria memastikan proyek PDN yang pembangunannya sedang berjalan tetap akan dilanjutkan. Dia menilai serangan siber merupakan bagian konsekuensi yang harus diterima oleh pemerintah ketika menjalankan transformasi digital.
Baca Juga
Kemenkominfo Bungkam Soal Pusat Data Nasional yang Dibebaskan Cuma-Cuma oleh Peretas
"Proyek PDN tetap berjalan, ini enggak mungkin akan kita tunda gegara kasus (serangan ransomware ke PDNS 2) ini atau jangan pakai PDN lagi. Saya kira tidak begitu karena ini adalah konsekuensi dari transformasi digital yang kita lakukan," katanya ketika ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2024).
Pembangunan PDN Cikarang menelan biaya sebesar € 164 juta dengan 85% pembiayaan dari pemerintah Prancis dan sisanya adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni. Sebelumnya, direncanakan pusat data tersebut akan diresmikan pada 17 Agustus 2024 atau bertepatan dengan HUT RI ke-79.
PDN Cikarang nantinya memiliki prosesor 25.000 cores, lalu memorinya mencapai 200 TB, sementara itu penyimpanannya atau storage sebesar 40 PB, dan akan ditenagai oleh listrik secara mekanikal sebesar 20 MW.
"Agustus atau Oktober (peresmiannya), antara dua bulan itu," ungkap Nezar.
Baca Juga
Pusat Data Nasional Diserang Ransomware, Jokowi: Evaluasi Semuanya
Selain di PDN Cikarang, pemerintah diketahui akan membangun tiga PDN untuk memenuhi kebutuhan layanan publik di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dan Batam, Kepulauan Riau.
Nezar menyebut untuk PDN yang berlokasi di Batam dan IKN Nusantara masih belum dibangun. Khusus untuk PDN Batam, rencananya akan mulai dibangun pada akhir 2024 atau awal 2025 dengan bantuan pembiayaan dari Korea Selatan.
"Di PDN yang akan kita bangun, arsitektur cyber security (keamanan siber) sudah termasuk dalam tata kelola pusat data. Nah, kita harapkan (insiden serangan ransomware ke PDNS 2) bisa jadi pembelajaran, lesson learned. Memang ini sifatnya sementara, tetapi banyak pelajaran yang kita petik di sana," tuturnya.

