Jokowi Soroti Obat dan Alkes RI Mahal, Begini Reaksi PB IDI
JAKARTA, investortrust.id - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) belum mau menanggapi mengenai industri farmasi dan kesehatan yang tengah disoroti oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Obat-obatan hingga alat kesehatan (alkes) di dalam negeri mahal.
"Kita belum ada tanggapan apa-apa," ucap Sekretaris Jenderal PB IDI Ulul Albab saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (3/7/2024).
Baca Juga
Menkes Ungkap Harga Obat di Indonesia 5 Kali Lebih Mahal dari Malaysia
Ketika ditanya kembali mengenai kondisi harga obat-obatan dan alat kesehatan di Tanah Air, Ulul mengungkapkan pihaknya akan memberikan tanggapan di lain kesempatan.
"Bukan hari ini ya bicaranya," tandasnya.
Ratas di Istana Negara
Belum lama ini, Presiden Jokowi mengumpulkan sejumlah menteri dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Negara untuk membahas mengenai ekosistem dan industri kesehatan di Indonesia. Hal itu diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin seusai rapat yang dipimpin Presiden Jokowi yang membahas mahalnya alat kesehatan dan obat-obatan.
Baca Juga
Ratas dengan Jokowi Soal Obat dan Alkes Mahal, Menperin Agus Usulkan 3 Kebijakan Ini
Budi Gunadi mengungkapkan harga obat di Indonesia lima kali lebih mahal dibandingkan dengan di negara tetangga Malaysia. "Perbedaan harga obat itu tiga kali, lima kali, dibandingkan dengan di Malaysia misalnya. Sekitar 300%, 500% kan," katanya di Istana Negara, Jakarta.

