Produktivitas Petani Swadaya Sawit Masih Rendah, Dirut BPDPKS Siapkan 3 Jurus Jitu Berikut
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Eddy Abdurrachman memaparkan bahwa angka produktivitas petani swadaya sawit masih sangat rendah, yakni di bawah 3%.
Padahal berdasarkan data yang dipaparkan, luas lahan sawit di Indonesia yang dikelola oleh petani swadaya adalah 41% dari total 16,38 juta hektare (ha) atau seluas 6,72 juta ha.
“Tingkat produktivitasnya sangat berbeda, khususnya yang dihasilkan oleh petani swadaya. Ini memang kurang dari 3%,” ucap Eddy dalam sebuah diskusi yang digelar investortrust.id di Gedung Kemenperin, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2024).
Baca Juga
Untuk meningkatkan produktivitas petani sawit swadaya tersebut, BPDPKS telah menyiapkan sejumlah upaya atau langkah-langkah. Pertama adalah melakukan program peremajaan sawit rakyat.
“Nanti ke depan dengan menggunakan bibit yang baik, pengelolaan perkebunan berdasarkan good agriculture practices,” ujarnya.
Kemudian, peningkatan produktivitas juga dilakukan melalui dukungan sarana dan prasarana. Mulai dari pemberian pupuk, bibit yang unggul, serta pembangunan infrastruktur perkebunan.
“Diharapkan nanti perkebunan sawit rakyat ini produktivitasnya menjadi tinggi dalam rangka menghadapi Indonesia Emas di 2045,” tambah Eddy.
Baca Juga
Gapki: Petani Swadaya Penentu Kesuksesan Hilirisasi Sawit di Indonesia
Selain itu, BPDPKS juga melakukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan memberikan dukungan pelatihan kepada para petani, serta juga memberikan beasiswa kepada keluarga.
“Sehingga mereka nanti kita harapkan punya suatu pengetahuan, dan keterampilan sehingga nanti dia bisa meningkatkan produktivitasnya melalui pengetahuan-pengetahuan yang sudah diterima di tempat pendidikannya,” ucap ia.
. Foto: Investortrust/Elsid Arendra.

