Zulhas Jamin Perjanjian Perdagangan Bebas RI-Eropa Beres Sebelum Jokowi Lengser
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas menargetkan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) sebelum pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lengser.
"I-EU CEPA mudah-mudahan sebelum lengser bisa kita selesaikan sebelum Oktober," ucap Mendag Zulhas di Gedung Kemendag, Jakarta Pusat, Jumat (31/5/2024).
Diketahui, perundingan I-EU CEPA telah mencapai putaran ke-17 yang berlangsung pada 26 Februari-1 Maret 2024 di Bandung, Jawa Barat. Dengan begitu, Mendag Zulhas pun berharap kelanjutan perundingan itu akan dilakukan pada Juni mendatang di Indonesia.
Mendag Zulhas pun memerintahkan Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono untuk menyelesaikan perjanjian perdagangan tersebut sebelum 20 Oktober 2024.
"Nanti ke sini awal Juni di sini di Indonesia perundingan lanjutan. Saya kejar Juni, awal Juni ini di sini terus ya tiap bulan ya. Saya minta kepada pak Djatmiko untuk selesaikan sebelum 20 Oktober," terangnya.
Sebelumnya, pada putaran ke-17 perundingan I-EU CEPA, kedua pihak berhasil menjaga momentum positif dengan menyelesaikan tiga bab secara teknis dan mendorong diskusi akses pasar di bidang barang, jasa, dan investasi.
Ketiga bab tersebut di antaranya adalah bab kerja sama sistem pangan berkelanjutan, hambatan teknis perdagangan, hingga ketentuan institusional.
Sebanyak 12 isu perundingan dibahas dalam putaran ini. Isu tersebut diantaranya perdagangan barang, perdagangan jasa, investasi, kerja sama sistem pangan berkelanjutan, perdagangan dan pembangunan berkelanjutan.
Kemudian, ketentuan asal barang, energi dan bahan mentah, hambatan teknis perdagangan, subsidi, kekayaan intelektual, ketentuan institusional, dan klausul antipenipuan.
Baca Juga
RI Percepat Perjanjian Perdagangan Bebas dengan Sejumlah Negara
