RI Ditargetkan Manfaatkan 9,8 Juta Ton Hidrogen per Tahun pada 2060
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa saat ini sedang dilakukan finalisasi dokumen Roadmap Hidrogen dan Amonia Nasional. Dalam roadmap tersebut ditargetkan di tahun 2060 Indonesia mesti memanfaatkan 9.845.867 ton hidrogen per tahunnya.
Target dalam roadmap ini dibuat berdasarkan sumber data kebutuhan (demand) dalam pemanfaatan hidrogen yang diperoleh dari beberapa sektor, yaitu industri, transportasi, pembangkit listrik, dan jaringan gas. Sedangkan sumber data suplai berasal dari hidrogen yang akan diproduksi melalui teknologi elektrolisis dan biogas.
Koordinator Keteknikan dan Lingkungan Aneka EBT Kementerian ESDM, Tony Susandy menerangkan, sektor transportasi akan memegang peran besar dalam penggunaan hidrogen di masa depan. Ditargetkan, sektor transportasi menyumbang 1.127.102 ton hidrogen per tahun mulai 2060 nanti.
Baca Juga
PLN Klaim Harga Bahan Bakar Hidrogen Lebih Murah dari BBM, Jarak 1 Km Hanya Rp 1.255
“Kalau di transportasi itu angkanya sangat ambisius. Proyeksi kita di tahun 2030 itu sekitar 612 ton per tahun hidrogen dan di akhir 2060 kita sekitar 1,1 jt ton per tahun. ini untuk transportasi saja,” ujar Tony Susandy dalam Investortrust Future Forum: Menggali Potensi Besar dan Masa Depan Mobil Hidrogen, di Jakarta, Kamis (16/5/2024).
Dipaparkan oleh Tony, untuk mewujudkan hal tersebut maka akan dibutuhkan sekitar 178.905.079 unit mobil hidrogen atau jarak perjalanan 109,3 juta km. Adapun perhitungannya adalah setiap mobil hidrogen diasumsikan memiliki kapasitas full tank 6,3 kg untuk bahan bakar, dengan jarak tempuh maksimal full tank 611 km.
Kendati demikian, Tony menyebutkan bahwa rincian sektor transportasi masih dalam kajian, termasuk sinergi dengan roadmap NZE Kementerian ESDM maupun roadmap pada Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perindustrian.
“Catatan lainnya adalah demand hidrogen untuk transportasi diproyeksikan untuk passenger car dan truk,” sebut Tony Susandy.
Lebih lanjut Tony memaparkan rincian dari target pemanfaatan 9.845.867 ton hidrogen per tahun mulai 2060 tersebut. Selain sektor transportasi yang diproyeksikan menyumbang 1.127.102 ton hidrogen per tahun, sektor industri ditargetkan memanfaatkan 3.912.856 ton hidrogen, pembangkit listrik 4.580.844 ton hidrogen, dan jaringan gas 225.064 ton hidrogen.

