Akan Digenjot, Konsumsi Hidrogen Indonesia Masih di Bawah 2 Juta Ton per Tahun
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah tengah mendorong agar energi hidrogen dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif guna mewujudkan Net Zero Emission (NZE) 2060. Namun, konsumsi hidrogen Indonesia ternyata masih tergolong rendah jika dibandingkan negara lain.
Koordinator Keteknikan dan Lingkungan Aneka EBT Kementerian ESDM, Tony Susandy memaparkan, konsumsi hidrogen di Indonesia saat ini berkisar 1,75 juta ton per tahun. Pemanfaatannya masih didominasi sektor industri seperti urea, ammonia, dan kilang minyak.
“Saat ini konsumsi hidrogen kita ada di kisaran kurang dari 2 juta ton per tahun. Indonesia memang masih belum besar jika dibandingkan dengan China, Amerika Serikat (untuk pemanfaatan hidrogen),” kata Tony Susandy dalam Investortrust Future Forum: Menggali Potensi Besar dan Masa Depan Mobil Hidrogen, di Jakarta, Kamis (16/5/2024).
Tony menerangkan, sejalan dengan transisi energi maka yang akan dikembangkan ke depan adalah hidrogen rendah karbon. Nantinya, secara bertahap menuju green hydrogen menyesuaikan kemampuan teknologi dalam negeri dan keekonomiannya.
“Nanti juga kami di Kementerian ESDM, kita ada Komite Teknis Teknologi Hidrogen. Kita nanti akan membahas, kalau misalkan ke depan kita akan menjadi salah satu eksporter green hydrogen kepada negara-negara tujuan tertentu yang membutuhkan, misalkan di Eropa, itu kan kita harus menetapkan sebarapa green itu green hydrogen,” ujarnya.
Baca Juga
Pertamina Proyeksi Permintaan Hidrogen di Indonesia Terus Meningkat
Terkait dengan green hydrogen sendiri, Tony menyebut kalau Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Tercatat, Indonesia punya 3.686 GW potensi pembangkit EBT untuk produksi hidrogen.
Sementara itu, cadangan gas alam di Indonesia mencapai 41,62 TCF, yang berpotensi digunakan untuk produksi blue hydrogen. Adapun Cadangan batu bara Indonesia mencapai 38,84 miliar ton, berpotensi digunakan untuk produksi brown hydrogen.
Lebih lanjut Tony juga menyampaikan bahwa potensi permintaan hidrogen di dalam negeri pun tinggi. Selain untuk industri dan transportasi, hidrogen juga bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik dan city gas.
“Demand-nya juga sudah ada beberapa di pembangkit listrik. Teman-teman PLN juga sudah bikin contohnya membuat hidrogen dari EBT, PLTS, kemudian elektrolisis air, kemudian hidrogennya itu dipakai lagi untuk pembangkit listrik,” jelas Tony.

