Dorong Investasi, SKK Migas Gelar ICIOG 2023 di Bali
JAKARTA, investortrust.id – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) akan menggelar The International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (ICIOG) ke-4 di Nusa Dua, Bali pada 20-22 September 2023. Perhelatan ini diharapkan ikut mendorong peningkatan investasi di sektor hulu migas dan pertumbuhan ekonomi di nasional.
“Indonesia telah pulih dari pandemi dengan pertumbuhan ekonomi akan berada di atas 5%. Untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, kita butuh ketersediaan dan keterjangkauan energi guna mencapai target Indonesia Emas 2045,” kata Wakil Kepala SKK Migas, Nanang Abdul Manaf dalam keterangan resmi yang diterima investorturst.id di Jakarta, Kamis (14/09/2023).
Menurut Nanang, pembangunan ekonomi yang terus tumbuh membutuhkan ketersediaan energi, termasuk minyak dan gas. Kebutuhan minyak dan gas hingga 2050 secara prosentase akan turun, tetapi secara volume terus meningkat.
“Tentu butuh waktu untuk dapat menggantikannya. Tidak hanya kecukupan, tetapi juga keterjangkauan sehingga produksi migas nasional harus terus ditingkatkan,” ujar dia.
Mengusung 4 Konsep
Chairman of Organizing Committee ICIOG 2023, Mohammad Kemal mengungkapkan, ada empat konsep yang diangkat dalam ICIOG 2023, yakni Energy Security, Attracting Investment, Dynamic Market, serta Energy Transition.
Kemal mengemukakan, melalui ICIOG 2023, para pemangku kepentingan dan pelaku usaha industri hulu migas diharapkan mampu mengoptimalkan peluang dari tren yang tengah berkembang di tingkat global.
“Kondisi perekonomian dunia, trilema energi, tren investasi, serta peran gas sebagai energi transisi bisa menjadi momentum bagi industri hulu migas Indonesia untuk meningkatkan produksi, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas dia.
Kemal mengakui, target mencapai produksi migas pada 2030 tidaklah mudah. Butuh cara-cara yang tidak biasa, serta terus mendorong sinergi, kolaborasi, dan dukungan para pemangku kepentingan.
“Karena itu, SKK Migas menyelenggarakan ICIOG setiap tahun untuk mendapatkan dukungan dan masukan terkait dengan kondisi terkini di global, lokal, serta hal-hal lain yang mempengaruhi hulu migas,” papar dia.
Kemal menambahkan, ICIOG 2023 menargetkan kehadiran 1.500 peserta, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Acara ini juga akan diikuti peserta dari lembaga negara/pemerintah, para ahli, institusi keuangan, penyedia jasa, investor, serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).
Sejumlah nama penting, menurut Kemal, akan hadir sebagai keynote speakers, di antaranya Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.
Dia menjelaskan, selain konvensi dan eksibisi, di sela-sela ICIOG 2023 bakal dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara SKK Migas dan beberapa Perusahaan. Juga penandatanganan kontrak antara SKK Migas dan KKKS.
“SKK Migas pun akan memberikan sejumlah penghargaan kepada KKKS dan pemangku kepentingan atas pencapaian dan kinerja unggul yang telah ditunjukkan,” ucap dia.

