SKK Migas Prediksi Investasi Hulu Migas Tidak Capai Target 2024
JAKARTA, investortrust.id - Investasi minyak dan gas bumi (migas) diprediksi tidak mencapai target tahun 2024. Hal ini diketahui dalam paparan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), saat rapat dengan pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, Kamis (6/6/2024).
Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengungkapkan, outlook investasi migas di tahun 2024 ini adalah sebesar US$ 16,1 miliar. Angka tersebut lebih kecil dibandingkan target investasi tahun ini yang sebesar US$ 17,7 miliar.
“Outlook investasi untuk 2024 adalah US$ 16,1 miliar. Itu meningkat 18% dari realisasi 2023,” kata Dwi Soetjipto dalam RDP dengan Komisi VII DPR, Kamis (6/6/2024).
Baca Juga
Disebutkan oleh Dwi Soetjipto, Pertamina grup berkontribusi hingga 54% dari total investasi migas tahun 2024. Sementara sisanya 37% berasal dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lainnya.
“Perkiraan inevstasi sampai dengan Mei 2024 adalah US$ 4,33 miliar. Itu realisasi sampai Mei,” terang Dwi Soetjipto.
Lebih lanjut Dwi menyampaikan, terkait dengan nilai pengadaan barang dan jasa di sektor hulu migas realisasinya sampai 2024 nilai total adalah US$ 13,9 miliar. Dari jumlah tersebut, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN)-nya sebesar 60%.
Baca Juga
Pertamina dan Komisi VII DPR RI Dukung Peningkatan Lifting Migas Nasional
“Oleh karena itu nilai TKDN kita proyeksikan US$ 8,8 miliar yang bisa diserap oleh pengusaha dalam negeri,” jelas dia.

