Indonesia Jalin Kemitraan dengan Irlandia, Targetkan Pengembangan AI dan Agrifood
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah Indonesia menandatangani kemitraan dengan Republik Irlandia. Kemitraan ini menandai 42 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.
Deputi bidang Koordinasi Kerja sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator bidang Perekonomian RI, Edi Prio Pambudi mengatakan kemitraan kedua negara terus berkembang selama hubungan diplomatik yang terjalin.
“Dalam dialog hari ini, kami membahas berbagai bidang yang memiliki potensi kuat untuk menghasilkan kerja sama yang saling menguntungkan,” kata Edi, di kantornya, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Edi menjelaskan beberapa potensi yang disasar dari kemitraan ini antara lain teknologi digital dan akal imitasi (AI), energi terbarukan dan teknologi bersih, pembiayaan berkelanjutan, agri food dan nutrisi, farmasi dan layanan kesehatan, serta penerbangan dan jasa terkait.
“Irlandia telah lama dikenal salah satu pusat teknologi terkemuka di Eropa dan menjadi basis regional bagi berbagai perusahaan teknologi global termasuk Google, Meta, Microsoft,” ujar dia.
Selain teknologi, Edi menyebut sebagai salah satu pusat industri farmasi dan biofarmasi terkemuka di dunia.
Baca Juga
Adopsi AI Tembus 92%, Pemerintah Jadikan Kecerdasan Buatan Pilar Produktivitas Nasional
Bagi pemerintah, dua industri tersebut dapat bertemu dengan pasar yang lebih besar dan terus berkembang. Menurut Edi, kapasitas industri Tanah Air dapat semakin diperkuat karena adanya peluang investasi.
“Dialog hari ini juga menghasilkan langkah konkret melalui penandatangan letter of intent tentang pengembangan kerja sama ekonomi dan bisnis. Kami memandang dokumen ini sebagai pondasi penting untuk menerjemahkan berbagai prioritas,” ujar dia.
Sementara itu, Duta Besar Irlandia untuk Indonesia, Sharon Lennon menjelaskan bahwa kemitraan yang terjalin ini diharapkan memberi manfaat kepada kedua negara. Untuk mewujudkan hal ini, pemerintah Irlandia mempertemukan seluruh lembaga dan kementerian untuk berdiskusi dengan pemangku kepentingan di Indonesia.
“Kini kita berada pada momentum yang kuat antara kedua belah pihak dan Irlandia ingin memenuhi ambisi Indonesia,” ujar Sharon.
Sharon menjelaskan bahwa hubungan Indonesia dengan Uni Eropa juga semakin kuat setelah ditandatanganinya Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Dengan perjanjian dagang ini, Indonesia dan Irlandia memiliki pekerjaan yang harus dilakukan.
“Saya pikir ada begitu banyak hal yang dapat kita lakukan bersama. Saya menunggu tugas yang diperoleh dari pertemuan ini, dan akan mengerahkan tim untuk memberikan manfaat bagi semua pihak,” kata dia.
