Di DPR, Menteri Maman Beberkan Jurus Siasati Hambatan Legalitas & Pembiayaan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, membeberkan pihaknya tengah mengakselerasi sinergi dan konsolidasi program pemberdayaan UMKM yang selama ini tersebar di berbagai instansi lintas sektoral. Langkah ini ditempuh guna memastikan program afirmatif pemerintah bagi pelaku usaha daerah dapat terintegrasi dengan optimal.
Menteri Maman mengungkapkan, konsolidasi program tersebut dijalankan melalui program Pro Kesejahteraan Rakyat (Prokesra) dengan merangkul puluhan instansi pemerintah.
"Melalui program Prokesra, kami sudah mengonsolidasikan kurang lebih hampir sekitar 20 kementerian/lembaga terkait sinergi dan integrasi program UMKM," kata Maman saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (31/8/2026).
Maman mengakui, tersebarnya regulasi dan ekosistem pendampingan menjadi tantangan utama saat ini. Sebab, program pembiayaan, fasilitasi, hingga pemberdayaan UMKM tersebar di tingkat kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
"Tantangan utama kita adalah bagaimana menyinergikan, mengonsolidasikan, dan mengintegrasikan program-program yang tersebar di seluruh kementerian, provinsi, hingga kabupaten/kota agar dapat terintegrasi secara baik dan berdampak nyata," ujarnya.
Baca Juga
Menteri UMKM Minta Tambahan Anggaran Rp 1,5 T Buat Pemulihan Ekonomi Pascabencana Sumatra
Sebagai langkah konkret, Kementerian UMKM telah memformalkan kerja sama dengan sejumlah instansi strategis. Fokus integrasi diprioritaskan pada penanganan isu-isu krusial yang kerap menjadi hambatan pengusaha skala mikro dan kecil.
Beberapa poin utama sinergi tersebut meliputi akselerasi kemudahan legalitas dan perizinan sertifikasi, perluasan akses pasar dan adopsi digitalisasi, hingga pemenuhan akses pembiayaan yang inklusif bagi para pelaku usaha.
Di samping itu, kementerian dan lembaga terkait juga telah bersepakat membangun integrasi pemanfaatan teknologi secara bersama melalui platform Sapa UMKM.
"Sistem Sapa UMKM ini nantinya akan menjadi satu sistem terpadu untuk memberikan pelayanan yang terintegrasi kepada seluruh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di tanah air," terang Maman.
