Menko Muhaimin: Pemberdayaan Desa Kunci Pertumbuhan Ekonomi 8%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menko Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan, pemberdayaan desa menjadi kunci mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional yang dipatok pemerintah sebesar 8% dalam jangka panjang.
"Saya tidak usah cerita desa strategis, bagaimana pentingnya desa. Semua rezim, semua pemerintahan ngomongin desa karena nggak ada pilihan. Kalau Indonesia ingin maju, ya dimulai dari desa," kata Muhaimin saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) dan Village Economic Talk di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Muhaimin Iskandar, paradigma pemberdayaan desa merupakan pendekatan baru dalam strategi pembangunan nasional. Selama ini, program pengentasan kemiskinan sering kali berjalan parsial tanpa tata kelola yang menyeluruh. Alhasil, target penurunan angka kemiskinan kerap tidak tercapai secara optimal.
Baca Juga
"Maka Presiden Prabowo membuat set up baru, cara berpikir baru, strategi baru, pendekatan baru, dari bawah dengan tata kelola baru. Paradigma pemberdayaan inilah yang saya lihat," ujar dia, seperti dikutip Antara.
Muhaimin Iskandar juga menyampaikan optimisme Presiden Prabowo yang disampaikan dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 perihal target pertumbuhan ekonomi 8%. “Keberanian menetapkan target tinggi harus dibarengi penguatan fondasi ekonomi dari desa,” tutur dia.
Menko Muhaimin menekankan pentingnya membangun ekosistem pembangunan yang utuh, tidak parsial. “Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa kolaborasi dengan organisasi masyarakat dan pelaku usaha seperti APUDSI,” tegas dia.
Beberapa langkah strategis yang didorong pemerintah, kata Muhaimin Iskandar, antara lain penguatan inkubasi usaha desa, peningkatan kapasitas pelaku usaha, akses permodalan, perluasan pasar melalui omni-channel, serta ekspansi global produk desa.
Baca Juga
Menko Muhaimin Perkuat Orkestrasi Filantropi untuk Kejar Target Hapus Kemiskinan Ekstrem pada 2026
Selain itu, Muhaimin menyoroti pentingnya percepatan penguasaan teknologi guna mengejar ketertinggalan dan meningkatkan daya saing nasional. "Terus terang, dalam hal teknologi kita harus mengejar berbagai ketertinggalan," ujar dia.
Menko Muhaimin menyampaikan komitmen Kemenko PM untuk terus berkolaborasi dengan APUDSI dalam membangun desa yang maju dan sejahtera sebagai fondasi Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat secara ekonomi.
"Mari kita teruskan langkah-langkah strategis ini bagi terwujudnya desa yang maju, desa yang sejahtera, Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera," tandas dia.
