Puan Terima Kunjungan Ketua Parlemen Korsel di Gedung DPR, Bahas Perlindungan Pekerja Migran
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan Ketua Majelis Nasional Republik Korea, Woo Won-Shik di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Puan Membahas sejumlah isu, salah satunya terkait isu pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Korea Selatan (Korsel).
"Atas nama Indonesia, kami mengucapkan terima kasih kepada Republik Korea yang telah membuka peluang kerja bagi puluhan ribu pekerja migran Indonesia di berbagai sektor," kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Kamis.
Menurut Puan, perlindungan PMI menjadi perhatian utama DPR bersama pemerintah. Mulai dari peningkatan pelatihan pra-keberangkatan, pengawasan kondisi kerja di lapangan, hingga penegakan hukum bila terjadi pelanggaran.
"Kami mengapresiasi langkah-langkah Korea Selatan dalam memperbaiki regulasi ketenagakerjaan bagi pekerja asing dan kerjasama yang erat dengan perwakilan Indonesia di Seoul untuk memastikan setiap pekerja migran Indonesia di Korea dapat bekerjadengan aman, bermartabat, dan mendapat hak-haknya secara penuh," ujarnya.
Puan juga menyoroti kerjasama bilateral dan kerjasama antar-parlemen Indonesia-Korsel yang terus berkembang pesat. Diketahui hubungan diplomatik RI-Korsel telah terjalin selama 53 tahun.
Baca Juga
Wamen P2MI: Dunia Berubah, Peran Pekerja Migran dan Industri Halal Semakin Penting
"Hari ini, Indonesia dan Republik Korea adalah mitra strategis khusus yang akan terus bekerjasama untuk memberikan manfaat langsung bagi rakyat kedua negara," ucap Puan.
Puan menuturkan, kemitraan Indonesia dengan Korsel tidak semata kepentingan pragmatis, tetapi juga didasari oleh kesamaan nilai, seperti demokrasi, penghormatan hukum dan HAM, serta komitmen pada kerjasama multilateral yang adil dan berbasis aturan.
"Komitmen yang menjadi semakin penting di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian saat ini," ungkapnya.
DPR RI juga berkomitmen untuk memperkuat kerjasama antar-parlemen, termasuk melalui AIPA dan forum parlemen lainnya, sebagai dukungan konkret terhadap implementasi kesepakatan ASEAN–Korea.
Puan memastikan, DPR RI juga siap berperan aktif untuk memastikan kerja sama antara kedua parlemen selaras dengan agenda kerja sama eksekutif.
“Agar kemitraan yang dibangun diterjemahkan secara konkret dalam program-program yang bermanfaat jangka panjang, tidak hanya bagi kedua bangsa, tetapi juga bagi masyarakat dunia," tutur Puan.

