Habibie Democracy Forum Rekomendasikan Ini untuk Selamatkan Demokrasi Indonesia
JAKARTA, investortrust.id – Habibie Democracy Forum (HDF) merekomendasikan 9 poin penting kepada para elite politik dan segenap elemenbangsa demi menyelamatkan demokrasi Indonesia menjelang Pemilu 2024.
“Sebelum telanjur melembagakan politik transaksi atau melihat gugurnya demokrasi kita, ada baiknya kita membangun konsensus bersama untuk menyelamatkan demokrasi kita,khususnya menjelang Pemilu 2024,” kata Direktur Eksekutif The Habibie Center, Mohammad Hasan Ansori pada peresmian Habibie Democracy Forum oleh Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin di Hotel Le-Meridien, Jakarta, Rabu (15/11/2023).
Habibie Democracy Forum didirikan The Habibie Center untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai dan praktik demokrasi di Indonesia. The Habibie Center sendiri merupakan lembaga pemikir (think tank) yang didirikan Persiden ke-3 RI, Prof BJ Habibie pada 10 November 1998 dengan tujuan memperjuangkan demokrasi Indonesia menjadi demokrasi yang inklusif.
Baca Juga
Wapres Sebut Demokrasi yang Matang sebagai Syarat Indonesia Menjadi Negara Maju, Apa Maksudnya?
Hasan Ansori mengemukakan, demokrasi dan penegakan hak asasi manusia (HAM)harus terus-menerus digalakkan oleh seluruh elemen bangsa, karena demokrasi tidak akan tumbuh begitu saja. Apalagi demokrasi Indonesia masih jauh dari harapan dan masih menghadapi banyak hambatan.
9 Poin Rekomendasi
Hasan Ansori menjelaskan, ada 9 poin yang direkomendasikan The Habibie Democracy Forum. Pertama, UUD 45 dan Pancasila harus menjadi sistem nilai yang paling mendasar untuk mewujudkan cita-cita bangsa.
Kedua, para elite bangsa harus memberikan suri teladan bagi terciptanya demokrasi Pancasila sebagaimana diamanatkan para pendiri bangsa. “Keteladanan akan menjadi kunci transformasi, di mana hukum menjadipanglima, alih-alih sebagai instrumem politik,” tegas dia.
Baca Juga
Ilham Habibie: Tanpa Industri yang Kuat, Tak Ada Indonesia Emas 2045
Ketiga, menurut Ansori, landasan dasar demokrasi adalah penegakan hukum (law enforcement). Lemahnya supremasi hukum dapat menghambat kemajuan demokrasi. Karena itu, supremasi hukum harus ditegakkan dan dilaksanakan secara konsisten.
Keempat, kata Hasan Ansori, The Habibie Democracy Forum menyerukan pentingnya pembangunan politik dan ekonomi yang berpijak pada kesejahteraan rakyat, serta mengedepankankeadilan dan nilai-nilaiinklusivitas bagi seluruh elemen bangsa. “Bangsa ini terlalu besar untuk dikuasai dan diatur sekelompok golongan, apalagi keluarga tertentu,” tandas dia.
Ansori menambahkan, pada poin kelima,The Habibie Democracy Forum menekankan pentingnya pembentukan aturan perundangan yang mendukung agenda konsolidasi demokrasi danketaatan azas untuk menegakkannya.
Mempromosikan Kebebasan Pers
Keenam, menurut Hasan Ansori, seluruh elemen bangsa harus terlibat aktif mempromosikan kebebasanpers dan melindungi kebebasan sipil. Tidak ada demokrasi yang kuat tanpa jaminan kebebasan pers. “Kebebasan berekspresi yang luas dan dukungan media yang terbuka menjadi aspek penting bagi konsolidasidemokrasi,” tutur dia.
Ketujuh, The Habibie Democracy Forum menilai korupsi menjadi hambatan besar bagi kemajuan demokrasi Indonesia. “Meski ada upaya untuk memeranginya, praktik korupsi terus terjadi di berbagai tingkat pemerintahan. Korupsi telah melemahkan efektivitas dan efisiensi lembaga-lembaga demokrasi,” ucap dia.
Kedelapan, menurut Hasan Ansori, dalam menghadapi Pemilu 2024 dibutuhkan kesediaan semua pihak, dari mulai penyelenggara pemilu, parpol, TNI/Polri, hingga masyarakat untuk menghargai kontestasi dan partisipasi politik secara jujur dan adil.
Baca Juga
JK: Demokrasi Alat untuk Mencapai Tujuan Masyarakat Adil Makmur
“Jika selama ini dirasakanada rekayasa dan campur tangan politik uang, mulai2024 unsur trust harus dikedepankan. Dengan caraini, siapa pun pemenangnya akan dianggap sebagai representasimasyarakat secara keseluruhan. Bukan kalah dan menang atauzero sum game," papar dia.
Kesembilan, The Habibie Democracy Forum memandang pentingnya penguatan masyarakat sipil yangdemokratis dan memperluas peran-peran sipil di segala jenjang kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Sekali lagi, Habibie Democracy Forum dibentuk sebagai wadah bersama untuk mempromosikan dan menjaga demokrasi di Indonesia. Kami tidak bisa bekerja sendiri untuk mencapai cita-cita tersebut. Maka kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergabung dalam gerakan politik ini,” ujar dia.

