Perbaikan Kualitas SDM Jadi Syarat Menuju Indonesia Emas 2045
JAKARTA, Investortrust.id - Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Yos Johan Utama mengatakan, di tengah perubahan zaman yang begitu cepat dan tantangan yang semakin berat, perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi hal yang sangat penting untuk didorong, terlebih untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Saat ini, generasi muda menghadapi tantangan yang tidak mudah, seperti era volatility, uncertainty, complexity, and ambiguity (VUCA), industri 4.0, dan tantangan society 5.0.
Baca Juga
Kejar Visi Indonesia Emas 2045, Pemerintah Kebut Pengembangan KEK Pendidikan
Belum lagi, pandemi sempat memukul perekonomian masyarakat, secara langsung maupun tidak turut berdampak pada kualitas SDM generasi muda. Banyak yang berhenti melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya.
“Itu kan sesuatu yang berkaitan dengan 2045, yang akan menentukan Indonesia emas, perak, perunggu, atau mungkin tanah liat,” ujar Yos, dalam acara Risk and Governance Summit 2023, di Jakarta, Kamis (30/11/2023).
Di sisi lain, teknologi yang memudahkan kehidupan masyarakat telah berkembang begitu pesatnya sekarang ini. Namun, Yos tetap yakin, seberapa canggih teknologi yang telah dan akan dibuat, tidak akan bisa menggantikan nilai luhur manusia. Hal itu pula yang menjadi dasar dalam upaya penguatan SDM.
Baca Juga
Airlangga: Generasi Muda Harus Siap ‘Upgrade Skill’ untuk Capai Indonesia Emas 2045
“Teknologi kecerdasan buatan hanya sebagai alat, dan tidak bisa menggantikan fungsi luhur manusia, budaya ethic baru, terutama ditujukan untuk menghindari penggunaan teknologi untuk tindakan tercela. Penguatan dasar fungsi luhur manusia harus semakin ditingkatkan kualitasnya,” terangnya. (CR-13)

