Muhammadiyah: Pejabat Jangan 'One Man Show' Buat Kebijakan Ugal-Ugalan
Poin Penting
|
YOGYAKARTA, Investortrust.id -- Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad, mengomentari kebijakan Bupati Pati Sudewo yang berakhir ricuh dengan aksi demonstrasi besar-besaran publik. Ia berharap pejabat publik baik di Pemerintah Pusat maupun di daerah pandai berkomunikasi dengan baik dan arif ke masyarakat.
“Setiap langkah harus dibicarakan secara intens dengan perwakilan masyarakat, jangan one man show, sehingga membuat kebijakan yang ugal-ugalan,” kata Dadang dalam keterangannya, Kamis (14/8/2025).
Menurutnya proses komunikasi yang sehat akan mencegah munculnya kesalahpahaman dan meningkatkan partisipasi publik dalam pembangunan. Kebijakan yang lahir dari dialog akan lebih mudah diterima dan dijalankan bersama.
Baca Juga
PCO Bantah Kenaikan PBB 250% di Pati Dampak dari Efisiensi Anggaran
“Kita ini negara demokrasi, bukan kerajaan. Pemerintah dan masyarakat adalah mitra, sehingga setiap keputusan harus mempertimbangkan aspirasi rakyat,” ujarnya.
Dadang mengingatkan agar pemimpin harus bersikap terbuka terhadap kritik dan saran. Selain itu seorang pemimpin juga harus mengedepankan etika dalam menyampaikan informasi.
“Kalau rakyat diajak bicara, didengar pendapatnya, insyaallah akan lebih mendukung program pemerintah,” ucapnya.

