Alfamidi Pastikan Kualitas Beras yang Dijual Sesuai Standar Mutu
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) atau Alfamidi menyatakan bahwa produk beras yang dijual berkualitas dan memenuhi standar mutu. Produsen dan supplier pemasok beras premium tersebut juga menjamin dan memastikan telah memenuhi standar mutu dan aspek keamanan pangan konsumen.
Terkait adanya pemberitaan mengenai dugaan beredarnya beras yang tidak sesuai dengan standar mutu, serta proses investigasi terhadap sejumlah produsen merek beras, Public Relation Alfamidi Ari Supriyanti Rikin menyampaikan dua hal berikut. Yakni, Alfamidi mensyaratkan perizinan dan hasil uji lab produk dipenuhi oleh produsen beras untuk memastikan standar mutu beras.
Baca Juga
Bos Ritel Bakal Tarik Beras Oplosan dan Minta Produsen Tanggung Jawab
Selain itu, PT Food Station Tjipinang Jaya, produsen dan supplier Alfamidi Setra Pulen juga telah menjamin dan memastikan proses produksi dan kualitas beras sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan pemerintah serta dapat dipertanggungjawabkan. Pada setiap batch produksi dan sebelum pengiriman, beras tersebut selalu diperiksa kualitasnya oleh tim Quality Control (QC) Food Station.
"Alfamidi tentunya selektif dan memilih produsen yang mengutamakan kualitas produk. Hal ini untuk memastikan perlindungan terhadap produk yang digunakan atau dikonsumsi konsumen," ujar Ari dalam siaran pers, Kamis (17/7/2025).
Baca Juga
200 Merek Beras Premium Oplosan Terbongkar, Pemerintah Beri Ultimatum 2 Minggu
Di sisi lain, patahan beras menjadi cara untuk membedakan beras oplosan dengan premium, di mana beras premium memiliki lebih banyak beras utuh dibandingkan patahan. “Jadi pertama, brokennya. Kedua, itu kelihatan utuh. Dia sangat kecil kadar airnya 14 persen,” kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman di kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (17/7/2025) dilansir dari Antara.
Senada, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi juga menyebut patahan beras sebagai cara utama membedakan beras. Dalam konteks beras premium dan medium, misalnya, bila patahan beras lebih banyak dengan kadar broken mencapai 25 persen, maka bisa dipastikan beras tersebut merupakan beras medium. Sedangkan beras premium seharusnya didominasi oleh butir utuh, hanya ada sedikit patahan beras.
Cara lainnya yaitu dengan melihat harga beras. Beras premium umumnya berada pada rentang harga Rp 14 ribu hingga Rp 16 ribu per kilogram. Sedangkan beras medium di kisaran Rp 12 ribu per kilogram.

