Kemenkeu Buka Peluang Pemda Terlibat Program MBG
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka peluang keterlibatan pemerintah daerah (pemda) dalam pendanaan program Makan Bergizi (MBG) pada 2026. Hal ini disampaikan Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Aksolani.
“MBG ini kan baru dimulai di 2025, dan saat ini pendanaannya masih terpusat di pusat melalui BGN. Evaluasi pelaksanaan 2025 akan menjadi dasar apakah pemda dapat ikut terlibat dalam pendanaan tahun berikutnya,” ujar Aksolani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/7/2025).
Baca Juga
MBG, Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat Masuk Daftar 219 PSN Tahun 2026
Dia menambahkan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah sempat menyampaikan imbauan kepada pemda agar dapat mendukung program tersebut. Namun, hingga kini belum ada alokasi khusus melalui dana alokasi daerah yang ditujukan untuk mendanai MBG di daerah.
“Sampai saat ini, kalau ada dukungan dari pemda, sifatnya masih dari APBD masing-masing, belum ada pembiayaan lewat DAK,” jelas Aksolani.
Dia menyatakan, masukan dari anggota Dewan mengenai pelibatan daerah akan disampaikan ke pimpinan dan menjadi bahan pertimbangan pemerintah ke depan. Saat ditanya soal bentuk dan skema pendanaan MBG 2026, Aksolani masih belum bisa memastikan apakah akan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) atau mekanisme lain.
Baca Juga
Menkeu: Realisasi MBG Akan Jadi Tantangan di Semester II-2025
“Untuk 2026 kan sedang disusun, jadi semua masukan tentu akan kami review dulu. Bentuknya belum tahu sekarang, tergantung evaluasi pusat dan arahan kebijakan selanjutnya,” ujar dia.
Menurut Aksolani, pemerintah tengah mengoptimalkan pelaksanaan MBG 2025 agar berjalan maksimal di bawah koordinasi lintas kementerian dan lembaga (K/L).
Aksolani menekankan pentingnya menunggu hasil pelaksanaan tahun ini sebelum mengambil keputusan untuk 2026. “Evaluasi 2025 jadi kunci untuk merancang pendanaan yang lebih besar di tahun depan, termasuk apakah Pemda bisa lebih dilibatkan,” tutur dia.

