Pemerintah Buka Peluang Beri Insentif Pemda yang Tingkatkan Inklusi dan Literasi Keuangan
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah membuka peluang untuk memberikan insentif fiskal bagi pemerintah daerah (pemda) yang meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat.
“Pemerintah selama ini memberikan insentif ke daerah. Baik itu untuk inflasi, kemudian untuk kegiatan lain termasuk inklusi keuangan,” kata Airlangga saat peluncuran Gerakan Nasional Cerdas Keuangan di Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Baca Juga
Beda Data Inklusi Keuangan, OJK dan Pemerintah bakal Sinkronisasi
Meski demikian, Airlangga mengatakan insentif itu akan dibahas bersama pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. “Jadi kalau ini mungkin tahun depan kita bisa bahas dengan, tentunya dengan pemerintah yang baru. Karena amplopnya ada, bisa ditolong,” kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar berterima kasih atas tanggapan tersebut. “Baik, terima kasih Pak Menko saya juga senang dengarnya tadi,” kata Mahendra.
Mahendra berharap dukungan pemerintah untuk memberikan insentif kepada daerah yang mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masing-masing wilayah.
Baca Juga
Dukung Inklusi Keuangan di Generasi Muda, Bank Mandiri Genjot Program Satu Rekening Satu Pelajar
“Kami berharap menko dapat memberikan arahan kepada kami seluruh pelaku industri jasa keuangan untuk memberikan kontribusi terbaik dalam melaksanakan inklusi dan literasi keuangan,” kata dia.
OJK merilis Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang menunjukkan indeks literasi keuangan penduduk Indonesia sebesar 65,43%. Sementara indeks keuangan sebesar 75,02%.

