Tambah Ruang Terbuka di DKI Jakarta, Lapangan Banteng dan Taman AA Maramis Akan Digabung
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyepakati penggabungan area Taman Lapangan Banteng dan Taman Gedung AA Maramis. Langkah ini menjadi bagian dari penambahan ruang publik di Ibu Kota.
“Tentu ini adalah kita semua untuk membuat ruang publik Jakarta yang semakin bagus dan juga terbuka, inklusif, dan accessible,” kata Sri Mulyani saat peluncuran penggabungan area Taman Lapangan Banteng dan Taman Gedung AA Maramis.di Jakarta, Kamis (10/7/2025).
Sri Mulyani menjelaskan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bertanggung jawab untuk menjaga Gedung AA Maramis, juga merestorasi secara masif gedung tersebut sejak 2022 hingga 2023 sesuai dengan rujukan warisan sejarah.
“Sehingga kami harus konsultasi dengan pelestari cagar budaya dan juga komitmen untuk restorasinya,” ujar dia.
Sejak 2024, Gedung AA Maramis dikelola oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Gedung ini menciptakan nilai tambah dan manfaat baik ekonomi, sosial, maupun kultural.
Integrasi Taman Lapangan Banteng dan Taman Gedung AA Maramis ini akan mengembalikan 'lingkar empat' yang di desain Hindia Belanda.
“Sehingga kalau ini dijadikan sebagai satu kesatuan, tentu akan memberikan juga banyak ruang publik dan sekaligus memberikan pengalaman sejarah,” jelas dia.
Sementara itu Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, integrasi Taman Lapangan Banteng dan Gedung AA Maramis ini menggunakan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) yang dibayarkan J-Trust Bank.
“Sehingga baik Kemenkeu maupun gubernur, walikota, sama sekali tidak menyentuh (anggaran),” ujar Pramono.
Dengan adanya integrasinya ini, Pramono semakin yakin Jakarta memiliki ruang publik yang lebih baik. Harapannya, Jakarta dapat menjadi kota terbaik di dunia. “Mudah-mudahan lima tahun ke depan Jakarta menjadi top 50 dunia. Sekarang nomor ke-74 dari 156,” jelas dia.

