Dasco Sebut DPR Akan Kaji Usulan Penghapusan SKCK
JAKARTA, Investortrust.id - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, merespons soal adanya usulan dihapusnya Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ia mengatakan DPR akan mengkaji aspirasi masyarakat terkait usulan tersebut.
"Nanti kita akan lihat mana yang lebih bermanfaat," kata Dasco ditemui di kediaman Menko bidang Pangan Zulkifli Hasan, Cipinang, Jakarta, Senin (31/3/2025).
Dasco memahami ada pro dan kontra terhadap usulan tersebut. Namun ia menilai usulan tersebut didasari atas sejumlah pertimbangan. Namun demikian dirinya tak menjelaskan lebih lanjut pertimbangan yang dimaksud.
Baca Juga
"Ya itu (usulan SKCK dihapus) ada beberapa pertimbangan," ujarnya.
Sebelumnya Menteri HAM Natalius Pigai meminta agar Polri menghapus SKCK. Menurut Pigai keberadaan SKCK justru berpotensi menghalangi hak asasi warga negara.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyetujui usulan Menteri HAM Natalius Pigai yang meminta agar Polri menghapus SKCK. Menurutnya mudah mengetahui seseorang pernah terbukti dipidana tanpa perlu SKCK.
"Saya sih sepakat ya, alasannya apa sih SKCK itu kan susah juga. Orang itu kalau terbukti dipidana kan masyarakat tahu aja tanpa perlu SKCK," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/3/2025).
Selain itu Habiburokhman juga menyoroti adanya melampirkan SKCK sebagai syarat untuk melamar kerja. Menurutnya hal tersebut justru hanya merepotkan masyarakat.
Baca Juga
Hangatnya Prabowo Bercengkrama dengan Anak-Anak Wamenkomdigi saat Lebaran 2025
"Saya mau cari kerja misalnya, perlu SKCK, itu benar-benar ya, satu tuh ongkos ke kepolisiaannya, ngantrinya, apakah ada biaya? Setahu saya ada ya, tapi enggak tahu ya, dicek, resmi enggak resmi gimana," ujarnya.
Dari sisi penerimaan negara bukan pajak (PNBP), Habiburokhman juga menilai tidak terlalu signifikan. Ia mengungkapkan sejumlah anggota dewan dalam rapat dengan Polri juga kerap menyampaikan hal terkait persoalan SKCK tersebut.
"Seinget saya tuh enggak signifikan gitu lho, buat apa juga capek-capek polisi ngurusin SKCK," katanya. (C-14)

