TNI Pastikan Tak Ada Tentara Aktif di Agrinas Palma Nusantara
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Taruli Tampubolon memastikan tidak ada prajurit TNI aktif yang ditempatkan di PT Agrinas Palma Nusantara, BUMN yang fokus di sektor perkebunan.
“Saya tegaskan tidak ada tentara aktif di Agrinas,” kata Richard, di kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (26/3/2025).
Baca Juga
Menhan Beri Sinyal Agrinas Palma Bakal Kelola Lahan Seluas 1,17 Juta Hektare
Richard mengatakan anggota TNI yang bertugas di Agrinas merupakan anggota yang sudah pensiun. Selain pensiunan TNI, PT Agrinas Palma Nusantara juga akan didampingi oleh PT Perkebunan Nusantara (PN).
“Sehingga diharapkan manajemen operasional dan bisnis plan mereka baik jangka pendek, menengah, panjang ini dapat tercapai,” kata dia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pemerintah menyuntik penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp 8 triliun ke Agrinas. Agrinas ini merupakan transformasi dari tiga BUMN Karya di antaranya PT Virama Karya (Persero), PT Yodya Karya (Persero), dan PT Indra Karya (Persero).
PT Virama Karya (Persero) berubah menjadi PT Agrinas Jaladri Nusantara yang bergerak di sektor perikanan. Kemudian, PT Yodya Karya (Persero) berubah menjadi PT Agrinas Pangan Nusantara yang merupakan perusahaan di sektor pangan, dan PT Indra Karya (Persero) berubah menjadi PT Agrinas Palma Nusantara yang bergerak di sektor perkebunan.
“Kami menyiapkan below the line sampai Rp 8 triliun,” kata Sri Mulyani saat konferensi pers Lelang Sun, Selasa (18/3/2025).
Baca Juga
BUMN Agrinas Palma Nusantara Kelola 221.000 Ha Lahan Sawit untuk Ketahanan Energi
Below the line merupakan istilah yang digunakan Kementerian Keuangan untuk menjelaskan pembiayaan untuk investasi. Dia mengatakan PMN tersebut diproses Kementerian BUMN.
Pembiayaan tersebut akan digunakan untuk kegiatan tambak budidaya dan kegiatan perikanan tangkap, pengelolaan kawasan sentra produksi pangan, dan revitalisasi lahan hingga pengelolaan perkebunan kelapa sawit.

