Mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba Meninggal Dunia
JAKARTA, investortrust.id - Mantan Gubernur Maluku Utara (Malut) KH Abdul Gani Kasuba (AGK) meninggal dunia, Jumat (14/3/2025) sekitar pukul 20.00 WIT. Gubernur Malut dua periode itu meninggal dunia pada usia 74 tahun.
Sebelum meninggal, Abdul Gani Kasuba menjalani perawatan intensif di Ruang ICU, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasan Boisoirie Ternate.
"Iya benar, meninggal sekitar pukul 20.00 WIT di ruang ICU RSUD dr Chasan Boisoirie Ternate, " kata kuasa hukum AGK, Hairun Rizal dikutip dari Antara.
Baca Juga
Eks Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba Dihukum 8 Tahun Penjara
Kondisi kesehatan Abdul Gani Kasuba yang merupakan terpidana kasus suap dan gratifikasi di Pemprov Malut menurun dua bulan terakhir dan sempat menjalani perawatan intensif di RSUD dr Chasan Boesoerie Ternate.
Hairun Rizal mengatakan AGK terus menjalani perawatan medis sejak dirawat di ruang paviliun ke ruang ICU RSUD dr Chasan Boesoerie Ternate dan kondisi kesehatannya semakin menurun.
"Kondisi AGK memang kritis, sudah seminggu sebenarnya dipindahkan dari ruang paviliun RSUD ke ruang ICU RSUD. Kondisi AGK memang membutuhkan perawatan yang sangat intensif sebelum meninggal dunia," ujarnya.
Selama menjalani perawatan, AGK harus terbaring di atas tempat tidur, dan sudah tidak bisa lagi melakukan aktivitas sendiri.
Almarhum Abdul Gani Kasuba rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) pada Sabtu (15/3/2025) besok. Lokasi pemakaman itu sesuai dengan wasiat Abdul Gani yang ingin dimakamkan di kampung halamannya di Desa Bibinoi Kabupaten Halmahera Selatan.
Baca Juga
"Jenazah AGK akan dibawa pada hari Sabtu sekitar pukul 9.00 WIT bertolak dari Kota Ternate, menuju ke Bibinoi, Halsel dan prosesi pemakaman di kampung halaman merupakan wasiat dari almarhum," kata Thoriq Kasuba, putra mendiang Abdul Gani Kasuba.
Thoriq mewakili keluarga AGK meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas kesalahan orang tuanya selama memimpin Maluku Utara dua periode.

